Breaking News:

Menuju Herd Immunity

Berapa Hari Jarak Pemberian Vaksin Dosis 1 dan 2? Bagaimana Kalau Terlambat, Tidak Sesuai Jadwal?

Masyarakat di sejumlah daerah kesulitan mendapatkan vaksin dosis kedua. Akibatnya, pelaksanaan vaksin kadang tidak sesuai jadwal yang ditetapkan

Editor: Wawan Perdana
Tribunsumsel.com
Masyarakat di sejumlah daerah kesulitan mendapatkan vaksin dosis kedua. Akibatnya, pelaksanaan vaksin kadang tidak sesuai jadwal yang ditetapkan 

TRIBUNSUMSEL.COM-Bukan hanya vaksin dosis pertama, saat ini masyarakat di sejumlah daerah kesulitan mendapatkan vaksin dosis kedua. Akibatnya, pelaksanaan vaksin kadang tidak sesuai jadwal yang ditetapkan.

Pengalaman ini dialami oleh beberapa warga Palembang. Beberapa Puskesmas mengumumkan stok vaksin kedua habis, padahal ada warga yang sesuai jadwal harus mendapatkan vaksin.

Ada juga beberapa Puskesmas di Palembang yang melayani pemberian vaksin Covid-19 dosis kedua, namun hanya diberikan kepada warga yang mendapatkan vaksin dosis pertama di tempat itu.

Apa akibatnya apabila jadwal vaksin kedua terlambat diberikan?

Juru Bicara Vaksinasi Penanganan Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, selama masih dalam interval yang direkomendasikan, keterlambatan penyuntikan vaksin dosis kedua masih akan tetap aman.

Dia mengatakan, kondisi itu tidak mengurangi efektivitas vaksin pertama, sehingga tetap membentuk antibodi yang optimal melawan virus Covid-19.

Nadia menegaskan, jika penyuntikan dosis kedua vaksin berada di luar interval waktu yang direkomendasikan, hal itu juga tidak mempengaruhi efektivitas vaksin.

“(Terlambatnya penyuntikan dosis kedua vaksin di luar interval) nggak berpengaruh (terhadap efektivitas). (Vaksinasi) masih efektif untuk menimbulkan titer antibodi sampai 99 persen,” kata dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (3/8/2021).

Jarak penyuntikan vaksin Nadia menjelaskan, jarak penyuntikan dosis pertama ke kedua untuk tiap-tiap vaksin memiliki perbedaan.

Untuk vaksin Sinovac jarak penyuntikan dari vaksin pertama ke vaksin kedua selama 28 hari.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved