Berita Muratara
Temukan Mayat Tinggal Tulang di Muratara, Keluarga Yakin Jasad Samson, Polisi Tunggu Hasil Visum
Warga Dusun 5 Desa Noman, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) digegerkan dengan penemuan mayat tinggal tulang belulang
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Sesosok mayat ditemukan tinggal tulang di Dusun 5 Desa Noman, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Mayat tersebut disebut pria bernama Samson atau Son (55) warga Desa Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit.
"Dia orang Batu Gajah Baru, tapi TKP penemuannya masuk desa kami," kata Kepala Desa Noman, Taufik Haris dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Senin (23/8/2021) sore.
Taufik Haris mengungkapkan Samson memiliki kebun di bantaran Sungai Minak tepatnya di Rompok Lubuk Jirat.
Mayat Samson ditemukan sekira 30 meter dari belakang pondoknya, persis di bawah pohon pinang.
Wajahnya memang tak bisa dikenali lagi karena tinggal tulang, namun pakaiannya masih melekat.
"Kebunnya itu macam-macam tanamannya. Saya kurang tahu persis cerita lengkap kejadiannya," ujar Taufik Haris.
Marsito, kerabat Samson mengungkapkan awalnya pada tanggal 28 Juli 2021 lalu, Samson bersama anaknya Edi (25) pergi ke kebun.
Mereka ke kebun biasanya selama beberapa hari kadang sepekan karena jaraknya cukup jauh dari desa.
Tujuan mereka ingin membersihkan kebun yang sudah agak lama ditinggali.
"Mereka ini sudah lama tidak ke kebun, selama ini di rumah saja (di Desa Batu Gajah Baru)," kata Marsito kepada Tribunsumsel.com, Senin (23/8/2021) malam.
Marsito melanjutkan, sepekan Samson dan Edi di kebun, sang istri Sukmawati (50) menelepon suaminya itu namun tak tersambung padahal jaringan telepon ada di sana.
Sukmawati terus menghubungi telepon suaminya yang tak kunjung pulang itu.
Setelah 23 hari kemudian, ada kerabatnya mendatangi pondok Samson dan melihat anak Samson yakni Edi sendirian di pondok.
Edi yang merupakan anak Samson diketahui mengalami gangguan kejiwaan.
"Jadi nanya lah sama si Edi ini mana bapak mu, dia jawab sudah pulang, padahal sudah 23 hari tidak pulang. Si Edi ini memang ada gangguan orangnya," kata Marsito.
Karena semakin khawatir, istri Samson dan beberapa kerabatnya pergi ke kebun untuk mencari Samson.
Betapa terkejut mereka saat menemukan tulang belulang manusia berbalut baju milik Samson di bawah pohon pinang pada Jumat (20/8/2021).
Mereka meyakini bahwa mayat itu adalah Samson sehingga langsung dibawa pulang ke Desa Batu Gajah Baru.
"Yang pertama kali nemu mayat itu istrinya itulah, waktu ditemukan tulangnya tidak utuh lagi. Tangan dan kakinya sudah hilang," ungkap Marsito.
Baca juga: Bupati Muratara Devi Suhartoni Sidak Proyek Gedung Baru Kantor Bupati Muratara
Karena penasaran dengan penyebab kematian mayat itu, sehingga langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.
Setelah divisum di RSUD Rupit, mayat tersebut dibawa pulang dan dikebumikan di Desa Batu Gajah Baru.
"Untuk mengetahui penyebab kematiannya, kita masih menunggu hasil visum," kata Kapolsek Muara Rupit, AKP Forliamzon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/mayat-tinggal-tulang-dibawa-ke-rsud-rupit-untuk-dilakukan-visum.jpg)