Breaking News:

Berita Nasional

Satpol PP Nyaris Bubarkan Vaksinasi Massal di Sorong yang Digelar Nasdem, Diduga Belum Kantongi Izin

Vaksinasi massal di Sorong yang digelar oleh Nasdem nyaris dibubarkan petugas Satpol PP karena diduga belum kantongi izin

Editor: Weni Wahyuny
Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
Saat Satpol PP Kota Sorong, ancam akan bubarkan pelaksanaan Vaksinasi di Terminal Remu, Kota Sorong. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sorong, Papua nyaris bubarkan vaksinasi massal yang digelar oleh Partai NasDem, Sabtu (21/8/2021).

Diduga kegiatan tersebut belum mengantongi izin dari Satuan Tugas (Satugas) Covid-19, Kota Sorong, Papua Barat.

Dikutip dari Tribun-Papua.com oleh Tribunnews, Sabtu (21/8/2021), Satpol PP Kota Sorong, mengancam membubarkan pelaksanaan vaksinasi yang digelar oleh DPD partai NasDem Papua Barat, di Terminal Remu, Distrik Sorong Manoi, Sorong.

Pantauan TribunPapuaBarat, sebelum vaksinasi berlangsung, rombongan Satpol PP, menggunakan tiga unit mobil masuk di areal pelaksanaan vaksinasi, sekitar pukul 08.30 WIT.

Saat memasuki areal vaksinasi, para petugas Satpol PP membunyikan sirene di Terminal Remu Kota Sorong, Papua Barat.

Disinyalir belum mengantongi izin dari Satuan Tugas (Satugas) Covid-19, Kota Sorong, Papua Barat.

Terpantau, Kasatpol PP, Daniel Jitmau dan rombongan memaksa panitia vaksinasi Ibu Hamil dan vaksin Covid-19 dari Partai NasDem karena tidak mengantongi ijin pemerintah Kota Sorong.

Sikap Satpol PP Kota Sorong, Papua Barat, yang nyaris membubarkan vaksinasi massal menuai reaksi keras.

Setelah warga yang memprotes arogansi aparat, Partai NasDem pun turut menyesalkan arogansi yang ditunjukan penguasa daerah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved