Berita Nasional
Heboh Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD Sumbar Rp5,6 M, Supardi: Saya Minta Maaf jika Melukai Perasaan
Ketua DPRD Sumbar minta maaf soal renovasi rumah Rp5,6 Miliar jadi polemik. Ia menyebutkan sejak tinggal 2019 tak pernah direnovasi
TRIBUNSUMSEL.COM - Heboh renovasi rumah dinas Ketua DPRD Sumatera Barat, Supardi yang menjadi perbincangan di tengah pandemi.
Renovasi rumah dinas itu disebut memakan biaya fantastis, yakni Rp5,69 Miliar.
Renovasi rumah dinas itu viral saat dikritik di media sosial Facebook.
"Yth Bung Andre Rosiade, ini rumah dinas Ketua DPRD Sumbar anggarannya gila-gilaan lagi nih. Kemarin kata Bung Andre segala macam lah tentang pembelian kendaraan dinas Gubernur dan Wakil Gubernur yang kalau tidak salah kurang lebih anggarannya terpakai Rp 1,5 M an lah," tulis seorang pemilik akun Facebook Maidestal Hari Mahesa.
"Nah ini untuk Rumdin Ketua DPRD yang mana Beliau adalah berasal dari partainya Bung sendiri dan sebagai Ketua DPD Gerindra. Gimana nih tanggapan dan Ciloteh nya,". lanjut tulisan pemilik akun Facebook tersebut.
Dikutip dari halaman situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumbar, disebutkan bahwa nama tender proyek tersebut adalah rehab rumah dinas DPRD Sumbar dengan kategori pekerjaan konstruksi.
Instansi yang melaksanakan adalah Pemprov Sumbar dan Satuan Kerja Sekretariat DPRD Sumbar.
Kemudian jumlah pagu sebesar Rp 7,36 miliar dan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 6,8 miliar.
Sekretaris DPRD Sumbar Raflis mengakui adanya proyek renovasi rumah dinas tersebut.
Raflis mengatakan, pembangunan untuk fisik rumah diawali dengan pembuatan detail engineering design (DED) yang disiapkan oleh konsultan perencana.
DED tersebut diperiksa oleh tenaga teknis dari Dinas Pekerjaan Umum, kemudian baru keluar HPS.
"Dari itu baru kita usulkan kepada LPSE untuk dilelang," ungkap Raflis yang dihubungi Kompas.com, Jumat (20/8/2021).
Namun, nilai kontrak rehabilitasi rumah dinas pada bagian belakang rumah yang saat ini sudah berlangsung adalah sebesar Rp 5.690.000.000 berdasarkan hasil Unit Layanan Pengadaan (ULP).
Ia menambahkan, renovasi rumah itu bukan bagian rumah utama, tapi bagian belakang yang akan dipergunakan untuk ruangan fitnes, ruang tamu dan shelter.
"Ada tiga lantai, yaitu untuk ruangan fitnes lantai satu, kemudian ruangan tamu dan shelter," ujar Raflis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/rumah-dinas-ketua-dprd-sumbar-direnovasi.jpg)