Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Kapolres OI Pimpin Pelepasan 233 Paket Bansos Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Polres Ogan Ilir melepas bansos, Pendistribusian bansos ini diawali dengan apel pasukan yang dipimpin Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Polres Ogan Ilir
Kapolres AKBP Yusantiyo Sandhy melepas distribusi 233 paket bansos kepada warga Ogan Ilir terdampak Covid-19, Kamis (19/8/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Setelah sepekan sebelumnya mendistribusikan ratusan paket bantuan sosial (bansos), Polres Ogan Ilir hari ini kembali melepas bansos. 

Dipimpin Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, pendistribusian bansos ini diawali dengan apel pasukan. 

Setelah apel, secara simbolis Yusantiyo melepas ratusan paket bansos yang didistribusikan oleh petugas kepolisian. 

"Pekan lalu kami mendistribusikan 400 paket bansos. Hari ini kami kembali mendistribusikan bansos dari Bapak Kapolda Sumatera Selatan," kata Yusantiyo di Mapolres Ogan Ilir, Kamis (19/8/2021). 

Kali ini, sebanyak 233 paket bansos dibagikan kepada warga di enam kecamatan di Ogan Ilir. 

Pada kesempatan ini, Kapolres Ogan Ilir didampingi golongan pemuda dari berbagai organisasi dan lembaga diantaranya HMI, BEM Unsri, GP Ansor dan Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya atau Kompas. 

Yusantiyo mengungkapkan, pembagian bansos ini menindaklanjuti instruksi Presiden RI melalui Kapolri melalui Kapolda Sumatera Selatan. 

"Bahwa pemerintah turut berempati kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Tentunya sebelumnya juga sudah sering bantuan serupa diberikan," terang Yusantiyo. 

Dilanjutkannya, masyarakat yang mendapat bansos ini adalah mereka yang belum pernah mendapat bansos.

"Dan jumlah masyarakat penerima bansos ini sebelumnya sudah kami data. Setiap kepala keluarga (KK) mendapat bansos berupa 5 kilogram beras," terang Yusantiyo. 

Pucuk pimpinan Polres Ogan Ilir ini berharap kegiatan pembagian bansos ini dapat berlangsung sesuai harapan dan membantu meringankan beban warga terdampak Covid-19. 

Yusantiyo juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan. 

"Tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved