Breaking News:

Berita Sriwijaya FC

Tanggapan Sriwijaya FC Usai Postingan Divisi Humas Polri Soal Keluarnya Izin Keramaian Liga 1 Hilang

Tanggapan Sriwijaya FC Usai Postingan Divisi Humas Polri Soal Keluarnya Izin Keramaian Liga 1 Hilang

Editor: Slamet Teguh
SRIPOKU.COM/ ABDUL HAFIZ
Tanggapan Sriwijaya FC Usai Postingan Divisi Humas Polri Soal Keluarnya Izin Keramaian Liga 1 Hilang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Heboh adanya postingan akun Instagram Divisi Humas Polri mengenai keluarnya izin keramaian Liga 1 2021 kemudian dihapus atau menghilang.

Sebelumnya, Divisi Humas Polri mengupload pemberitahuan bahwa mereka telah mengeluarkan izin keramaian untuk Liga 1 2021 pada Senin (16/8).

Rencananya kick off Liga 1 2021 akan digelar pada 27 Agustus mendatang. Tidak berselang lama, rupanya postingan tersebut hilang di akun Instagram Divisi Humas Polri.

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) Faisal Mursyid SH selaku manajemen pengelola klub Sriwijaya FC menegaskan pihaknya tidak terlalu memusingkan karena selama ini bekerja bukan dari rumor, melainkan berdasarkan surat resmi. 

"Dalam setiap kegiatan kota itu gak dari rumor. Tapi semua berdasarkan surat resmi dari PSSI selalu Federasi sepakbola tanah air. Sebagai anggota PSSI, kita klub harus dari info yang resmi. Jadi tidak begitu (rumor)," tegas Faisal Mursyid kepada Sripoku.com, Rabu (18/8). 

Menurut pria berdarah Minangkabau ini, terlepas kabar yang sering mencuat di pemberitaan terkait informasi jadwal kick off liga dianggap itu sebagai angin segar yang dinanti insan sepakbola, namun tetap saja harus berdasarkan info yang resmi. 

"Yang dibutuhkan itu surat resminya. Kalau memang benar Liga 1 digelar 27 Agustus. Lantas Liga 2 pertengahan September, pasti ada surat resminya kalau benar kompetisi diputar," kata Faisal. 

Baca juga: Apa Itu Bubble to Bubble Format Liga 1 Indonesia yang Dipusatkan di Jawa, 2 Stadion Jadi Tuan Rumah

Baca juga: Dua Alasan Mengapa Kompetisi Liga 1 Harus Segera Digulir, Menpora Yakini Aman

Faisal yang juga Ketua Komite Umum dan Organisasi/Sekretaris Tim Teknis Asprov PSSI Sumsel menilai persiapan tinggal sebulan dirasakan tidak ideal kalau memang Liga 2 itu digelar pertengahan September. 

"Persiapan klub itu minimal 1,5 hingga 2 bulan yang idealnya. Kalau hanya satu bulan, pelatih agak merasa situasi tidak terlalu normal. Makanya kita masih nunggu apakah benar rencana itu. Sepengetahuan info terakhir yang kita terima itu Liga 1 dulu. Biasanya dua minggu setelahnya, pertengahan September digelar Liga 2," terang Faisal. 

Banyak pecinta sepakbola Indonesia yang cukup khawatir menafsirkan dicabutnya postingan itu akan berpengaruh ke kick off Liga 1 2021. Sebab, kick off Liga 1 2021 tinggal menghitung beberapa hari lagi.

Apalagi surat izin keramaian dari Polri sangat ditunggu-tunggu oleh pecinta sepak bola Indonesia.

Terkait hal itu, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, memberikan tanggapan terkait dihapusnya postingan izin keramaian Liga 1 2021 tersebut. 

Ia menegaskan sejauh ini tidak ada masalah meskipun postingan tersebut telah tiada di media sosial Divisi Humas Polri.

"Insya Allah aman karena komunikasi kami jalan terus," ucap Akhmad Hadian Lukita. (fiz) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved