Breaking News:

Dua Alasan Mengapa Kompetisi Liga 1 Harus Segera Digulir, Menpora Yakini Aman

Selain persiapan Timnas menyambut Piala Dunia U-20, alasan lainnya Liga 1 harus segera digulir karena hiburan untuk masyarakat

Editor: Weni Wahyuny
Instagram @kemenpora
Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora) RI, Zainudin Amali ungkap dua alasan mengapa Liga 1 harus segera digulir 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA – Dua alasan mengapa kompetisi sepakbola Liga 1 harus bergulir diungkap oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Seperti diketahui, kick off Liga 1 akan dilakukan pada 27 Agustus mendatang.

Keputusan tersebut diambil setelah beberapa pihak melakukan rapat terkait nasib sepakbola di Indonesia.

Tetap digelar meski masih dalam kondisi pandemi, Menpora ungkap dua alasan.

Salah satunya terkait persiapan Timnas Indonesia yang bakal tampil di Piala Dunia U-20 dan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.

“Kita kan jadi tuan rumah piala dunia U-20 yang sebelumnya harusnya tahun 2021 tapi diundur ke 2021. Untuk itu kita harus ada tim yang minimal babak awal bisa lanjut. Oleh karena itu kita butuh pembentukan timnas, sedangkan timnas ini dihasilkan dari kompetisi yang ada,” kata Amali dalam diskusi yang diadakan FMB9, Rabu (11/8/2021).

Alasannya lainnya dikatakan Menpora Amali yakni hadirnya pertandingan Liga 1 bisa jadi hiburan bagi masyarakat Indonesia yang saat ini lebih banyak di rumah saja.

“Kedua, bahwa sepakbola ini menurut survei dari luar Negri ternyata diminati lebih dari 70 persen rakyat Indonesia apalagi di tengah pandemi seperti ini harus ada hiburan, nah kita dorong harus ada kompetisi,” ujarnya.

Menpora meyakini, PSSI dan PT LIB bisa menggelar kompetisi Liga 1 di tengah pandemi Covid-19 dengan aman.

Pasalnya, pada turnamen pramusim Piala Menpora 2021 lalu, penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan sangat ketat sehingga turnamen yang berjalan selama satu bulan tak menimbulkan kalster di dalamnya.

“Nah kita akan siapkan ini tapi dengan prokes yang ketat, semua harus sudah divaksin. Waktu piala Menpora pemain sudah divaksin dan semua setiap yang masuk ke Stadion harus diperiksa. Saya saja itu diswab berkali-kali, dicolok setiap masuk Stadion. Saya, pak Menko, Kapolri juga harus dites. Jadi panitia tidak pandang bulu saat menerapkan prokes,” jelasnya.

Sumber : Tribunnews

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved