Berita Empat Lawang

Pantai Terusan, Tempat Wisata Mirip Pantai di Bantaran Sungai Musi Empat Lawang

Obyek wisata Pantai Terusan yang terletak di desa Terusan Lama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Tayang:
Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/SAHRI
Destinasi lokasi wisata lokal Pantai Terusan di Desa Terusan Lama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG- Kabupaten Empat Lawang mempunyai begitu banyak destinasi objek wisata lokal yang kerap  kali dikunjungi oleh warga lokal maupun luar Empat Lawang. 

Kali ini Tribunsumsel.com akan mengajak pembaca mengenal wisata Pantai Terusan yang terletak di desa Terusan Lama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Saat memasuki kawasan Pantai Terusan Pengunjung akan disambut oleh nama Pantai Terusan dengan cetakan huruf kapital dan warna merah.

Sejatinya Pantai Terusan merupakan Sungai Musi, nampak banyak warga yang memanfaatkan sungai ini sebagai tempat mencuci dan mandi.

Selain itu juga hadir penambang batu dan pasir yang sibuk hilir mudik mengangkut hasil galiannya.

Juga terlihat banyak anak-anak yang bermain dengan mandi di Sungai Musi.

Berdasarkan cerita masyarakat setempat pinggiran Sungai Musi ini disebut Pantai Terusan karena lokasinya sangat luas hingga menyerupai pantai.

Terdapat banyak bamtu dan pasir yang memenuhi bantaran sungai tersebut.

Rahman (50) warga Desa Terusan Lama mengatakan biasanya Pantai Terusan Lama ramai di sore hari.

"Anak muda biasanya sering berkunjung kesini kalau mau ramai itu biasanya sore-sore," Kata dia, Selasa (17/08/2021).

Rahman bercerita banyak warga dari luar Desa Terusan Lama yang suka melakukan swafoto pada tulisan nama Pantai Terusan.

"Kalau yang baru datang kesini pasti langsung foto-foto di logo Pantai Terusan," Tuturnya.

Baca juga: Tradisi Lumpatan di Empat Lawang, Ramai-ramai Tangkap Ikan di Sungai, Hanya Satu Tahun Sekali

Senada Man (40) salah satu penambang batu dan pasir bercerita walaupun Pantai Terusan tidak ramai, tetap ada saja pengunjung yang datang.

"Masuk kesini gratis jadi siapa saja bisa kesini," Kata dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved