Breaking News:

Tips dan Trik Mobil

Pengendara Wajib Menyalakan Lampu Sein Saat Pindah Lajur untuk Minimalisir Kecelakaan

Kecelakaan atau tabrakan sering kali karena kelalaian pengendara tak mau menghidupkan lampu sein.

Editor: Siemen Martin
tribunsumsel.com/khoiril
Menyalakan sein saat pindah lajur ini harus dilakukan sebagai wujud komunikasi dengan kendaraan di belakang. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kecelakaan atau tabrakan sering kali karena kelalaian pengendara tak mau menghidupkan lampu sein.

Lampu sein yang ada pada kendaraan bukan hanya digunakan saat mau berbelok, tetapi juga saat mau pindah lajur.

Menyalakan sein saat pindah lajur ini harus dilakukan sebagai wujud komunikasi dengan kendaraan di belakang.

Jika asal pindah lajur tanpa menyalakan sein, bisa saja terjadi senggolan dengan mobil atau motor di belakangnya.

Kejadian seperti ini memang sering ditemui di jalan raya, bahkan kadang bisa merugikan kedua pihak.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, menyusul atau berpindah lajur harus sesuai dengan kaidah keselamatan, salah satunya menyalakan lampu sein.

“Ketika mau pindah lajur, berarti akan mengambil atau memotong lajur orang lain, jadi harus izin dahulu (dengan menyalakan lampu sein),” kata Sony kepada Kompas.com, Minggu (15/6/2021). 

Sony juga mengingatkan, menyalakan lampu sein bukan berarti bisa sembarangan pindah lajur.

Pastikan dahulu kondisi lalu lintas yang ada di belakang kendaraan aman, jadi tidak asal potong lajur walaupun marka jalannya putus-putus.

“Mengemudi di jalan membutuhkan etika yang baik untuk mengurangi risiko kecelakaan. Etika yang baik artinya perilaku pengemudi yang mampu meminimalisir risiko kecelakaan,” ucap Sony.

Artikel ini telah tayang di Kompas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved