Breaking News:

Berita Kriminal

Said Pertanyakan Akal Sehat Ercik Thohir yang Angkat Mantan Koruptor jadi Komisaris di BUMN

Menteri BUMN Erick Tohir mendapat sorotan usai publik mengendus nama Izedrik Emir Moeis yang baru-baru ini diketahui menjabat sebagai Komisaris di PT

Editor: Siemen Martin
ist
Menteri BUMN Erick Tohir mendapat sorotan usai publik mengendus nama Izedrik Emir Moeis yang baru-baru ini diketahui menjabat sebagai Komisaris di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mantan koruptor diangkat menjadi komisaris di perusahaan BUMN.

Menteri BUMN Erick Tohir mendapat sorotan usai publik mengendus nama Izedrik Emir Moeis yang baru-baru ini diketahui menjabat sebagai Komisaris di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Pengangkatan Emir Moeis itu mendapatkan respon luas dari para tokoh dan masyarakat.

Bukan tanpa alasan, Emir beberapa waktu lalu sempat tersandung kasus korupsi bahkan pernah dipenjara akibat perbuatan yang dilakukannya.

Belum hilang kritik publik karena Erick mengangkat sejumlah orang yang dianggap tidak berkompeten dan karena balas budi sebagai relawan Joko Widodo, kini Erick dianggap keblinger ketika menganggap mantan napi korupsi menjadi komisaris.

Didu menyatakan, tugas seorang komisaris adalah mengawasi kinerja para direksi yang menjalankan perusahaan.

Sedangkan menurutnya, dalam perusahaan BUMN, hal paling rawan adalah terjadinya korupsi.

"Tugas utama Komisaris BUMN adalah memberikan pengawasan thdp Direksi. Yang sangat rawan dalam pengelolaan BUMN adalah korupsi. Di mana akal sehat Pak Menteri BUMN simpan saat mengangkat mantan koruptor jadi Komisaris BUMN ? Ingat BUMN adlh Milik Negara !!!" tulis Said Didu di Twitter, Jumat (6/8/2021)

"Mohon maaf kasar. Kalian makin tdk berakhlak dalam mengelola BUMN. Mantan koruptor, gitaris, rektor yang langgar aturan, timses yang tidak elas kompetensi kalian angkat jadi komisaris BUMN. BUMN kalian bikin rugi. Ingat BUMN adalah Milik NEGARA - bukan milik NENEK lho," imbuhnya

Nama Izedrik Emir Moeis diketahui menjabat sebagai Komisaris di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved