Berita Palembang

Ini Wajah Pemalak Bawa Celurit di Simpang Pebem Tangga Buntung, Minta Maaf Setelah Ditangkap

Ia viral karena kelakuannya memalak sopir sambil menenteng celurit di Simpang Pebem, Tangga Buntung, Palembang

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Eko Saputra, pria 25 tahun ini viral di media sosial instagram, Selasa (3/8/2021). Ia ditangkap Polda Sumsel. 

TRIBUNSUMSEL.COM-PALEMBANG-Eko Saputra, pria 25 tahun ini viral di media sosial instagram, Selasa (3/8/2021).

Ia viral karena kelakuannya memalak sopir sambil menenteng celurit di Simpang Pebem, Tangga Buntung, Palembang.

Tidak lama setelah video itu beredar, Eko langsung dibekuk Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Eko Saputra adalah warga Jalan Rambah 5, Kecamatan Gandus Kota Palembang.

Ia tak berkutik saat ditangkap anggota yang dipimpin AKP Willy Oscar dengan Katim Aipda Kelvin Marley.

"Saya malak soalnya butuh uang untuk makan istri saya pak," ujarnya saat menjalani pemeriksaan di Jatanras Polda Sumsel, Rabu (4/8/2021).

Sebelumnya beredar video viral saat tersangka dengan entengnya berjalan seraya menghisap rokok dengan menenteng celurit di tangan.

Bak seorang preman, tersangka bahkan dengan sengaja mengacungkan senjata tajam yang dipegangnya untuk menakuti dan memalak warga sekitar.

Diketahui tersangka memang sering melakukan pemalakan kepada warga maupun sopir-sopir di kawasan tangga buntung dan kecamatan Gandus Palembang.

Namun pemandangan berbeda justru terlihat jelas saat ia sudah berada di kantor polisi.

Dengan tangan yang diletakkan di depan dada, tersangka memohon maaf kepada warga yang sudah jadi korban pemalakannya.

Baca juga: 13 Daerah Zona Merah Corona di Sumsel, Gubernur Sumsel: Jangan Heran

"Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat, warga sekitar rumah saya dan sopir-sopir yang sering saya palak. Saya tidak akan mengulanginya lagi. Saya janji, saya tobat," ucapnya dihadapan petugas.

Tak hanya itu, tersangka juga meminta maaf kepada istrinya karena tidak menenami saat anak mereka dilahirkan nanti.

Sebab tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.

"Untuk istri, saya minta maaf juga," katanya dengan kedua tangan masih berada di depan dada.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved