Berita Corona

Perbedaan Covid-19 Varian Delta dan Delta Plus (AY.1) hingga Cara Mengobatinya

Kenali perbedaan Varian Delta dan Delta Plus Covid-19. Selanjutnya, varian Delta Plus, juga dikenal sebagai AY.1, telah memperoleh mutasi K417N dari v

Editor: Weni Wahyuny
corona.sumselprov.go.id
Ilustrasi virus corona - Perbedaan Covid-19 Varian Delta dan Delta Plus 

TRIBUNSUMSEL.COM - Perbedaan Covid-19 varian Delta dan Delta Plus.

Belakangan Delta Plus disebut sudah terdeteksi di Indonesia.

Dikutip dari Kompas.com, pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membenarkan varian delta plus atau AY.1 sudah terdeteksi masuk ke Indonesia.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, ada 3 kasus Covid-19 akibat varian delta plus yaitu 2 kasus di Jambi dan 1 kasus di Sulawesi Barat.

"Iya, ini ada 3 kasus ya, 2 di Jambi dan 1 di Sulbar," kata Nadia saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

Nadia mengatakan, kasus tersebut ditemukan pada bulan Juli ini karena sampel yang diperiksa diambil pada bulan Juni.

Ia mengatakan, saat ini, pasien yang terpapar varian delta plus sudah sembuh.

"(Pasien) sehat, sampelnya diambil satu bulan lalu," ujar dia.

Nadia juga mengatakan, varian delta B.1.617.2 dengan varian delta plus AY.1 memiliki kecepatan penularan yang sama.

"Tidak ada (perbedaan) hanya mutasi spike-nya saja, (kecepatan penularan) sama," ucap Nadia.

Pengertian Delta Plus

Dikutip dari MedicalNewsToday, varian Delta Plus dikenal sebagai garis keturunan B.1.617.2, yang diidentifikasi di India pada Desember 2020.

Delta plus dengan cepat menjadi varian paling umum di negara tersebut.

Hal itu telah menunjukkan peningkatan transmisi 40-60 persen , dibandingkan dengan varian alfa dominan sebelumnya.

Lantas, apa itu varian Delta Plus?

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved