Breaking News:

Malam Satu Suro

3 Mitos Bulan Suro yang Dipercaya Masyarakat Terutama Suku Jawa, Bulan Sakral yang Penuh Tradisi

Pada bulan suro ini terdapat beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan oleh masyarakat jawa agar terhindar dari berbagai kesialan dalam hidup.

Penulis: Anggraini Munanda Effani | Editor: Anggraini Munanda Effani

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - 3 Mitos Bulan Suro yang Dipercaya Masyarakat Terutama Suku Jawa, Bulan Sakral yang Penuh Tradisi.

Masyarakat jawa menyebut Bulan Muharam sebagai Bulan Suro yang dipercaya dengan bulan yang sakral.

Bulan suro bagi masyarakat jawa adalah waktu untuk memandikan benda-benda pusaka dan waktu melaksanakannya berbagai ritual sakral kejawen.

Pada bulan suro ini terdapat beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan oleh masyarakat jawa agar terhindar dari berbagai kesialan dalam hidup.

Berikut ini mitos-mitos bulan suro yang dipercaya oleh masyarakat jawa antara lain :

1. Tidak Boleh mengadakan Pernikahan

Masyarakat jawa percaya bahwa jika mengadakan pernikahan pada bulan suro akan mendatangkan kesialan pada pihak keluarga.

Hal ini sudah menjadi adat budaya serta tradisi masyarakat jawa yang melarang orang tua menikahkan anaknya pada bulan suro.

Karena ada beberapa anggapan bahwa jika mengadakan pernikahan pada bulan suro malah akan menyaingi ritual keratin yang akan menjadi sepi.

Memang sebagaian orang pasti mengangap hal ini adalah mitos semata, tetapi masyarakat masih percaya dengan hal ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved