Breaking News:

Sidang Jason Penganiaya Perawat Siloam

PPNI Sumsel Sambut Positif Tuntutan 2 Tahun Penjara Penganiaya Perawat RS Siloam

Ketua DPW PPNI Sumsel Subhan Haikal menyambut positif tuntutan dua tahun penjara terhadap perawat rumah sakit Siloam Sriwijaya berinisial CRS (28).

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Jason Cakrawinata (38), terdakwa penganiayaan terhadap seorang perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya berinisial CR (28) saat menjalani sidang secara virtual, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sumsel, Subhan Haikal menyambut positif tuntutan dua tahun penjara yang diajukan JPU Kejari Palembang terhadap penganiaya perawat rumah sakit Siloam Sriwijaya berinisial CRS (28).

Sebelumnya, Jason Tjakrawinata (38), dinilai JPU telah memenuhi unsur-unsur pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan atas perbuatannya terhadap korban.

"Tentang tuntutan dua tahun tersebut, kami menghargai apa yang jadi pertimbangan JPU," ujarnya, Kamis (22/7/2021).

Dikatakan Subhan, sedari awal PPNI Sumsel terus berhasil kepada aparat penegak hukum agar dapat menindaklanjuti kasus ini sesuai regulasi undang-undang yang berlaku.

Hal tersebut menurutnya sudah terpenuhi selama proses hukum berlangsung hingga kini.

"Jadi sekarang kita tinggal menunggu seperti apa keputusan hakim. Tapi kami juga sangat bersyukur kasus ini dapat berjalan lancar hingga dipersidangan hari ini," ucapnya.

Subhan sangat berharap tindak penganiayaan yang dilakukan Jason bisa menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak kembali berulang.

Ia pun mengimbau kepada seluruh perawat untuk bekerja sesuai SOP untuk meminimalisasi risiko terjadinya tindak kekerasan dari orang lain termasuk pasien.

"Akan tetapi, bila kita sudah bekerja sesuai standar, namun tetap dapat perlakuan kasar seperti itu, maka apa boleh buat. Kita sebagai organisasi profesi akan mempertahankan harga diri kita," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jason Terdakwa Penganiaya Perawat Siloam Dituntut 2 Tahun Penjara

Disisi lain, Subhan juga meminta doa dan dukungan moril dari masyarakat bagi seluruh tenaga kesehatan (nakes) termasuk perawat yang sedang berjuang menjalankan tugas di masa pandemi covid-19 ini.

"Kami sebagai perawat sedang berjibaku, berjuang untuk merawat seluruh rakyat Indonesia yang terkena covid-19 khususnya, maupun penyakit-penyakit lain. Untuk itu kami meminta doa kepada seluruh masyarakat Indonesia semoga kami selalu diberi nikmat kesehatan dan dapat menjalankan tugas kami dengan baik dimasa pandemi ini," ujarnya.

"Dan juga kami memohon, atas apa yang kami lakukan, kami tidak minta dihargai, kami tidak minta dipuji. Tapi setidaknya apa yang kami lakukan itu dapat dihormati bahwa itu adalah profesi kami," sambungnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved