Breaking News:

Berita Muara Enim

Kabupaten Muaraenim Masuk Nominasi Anugrah KPAI tahun 2021

Pemkab Muaraenim masuk dalam nominasi anugrah KPAI tahun 2021 dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Penulis: Ika Anggraeni | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/IKA
Pemkab Muaraenim masuk nominasi Anugrah KPAI tahun 2021. Penyerahan Anugrah KPAI Tahun 2021 secara Virtual yang digelar di ruang rapat Pangripta Sriwijaya, Kamis(22/6/2021) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Kabupaten Muaraenim masuk dalam nominasi Pemerintah Daerah Yang Memiliki Komitmen Terhadap Perlindungan Anak dan Pelaporan Berbasis Sistem Informasi Monitoring Evaluasi Dan Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Hal ini terungkap dalam kegiatan Penyerahan Anugrah KPAI Tahun 2021 secara Virtual yang digelar Kamis,(22/6/2021) di ruang rapat Pangripta Sriwijaya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Muaraenim melalui Asisten II Pemkab Muaraenim, Riswandar SH, Kepala Dinas PPPA Muaraenim,Vivi Mariani.

Dikatakan Asisten II, bahwa Pemkab Muaraenim turut berbangga bisa masuk dalam nominasi anugrah KPAI tahun 2021.

"Karena dari 353 Kabupaten di indonesia yang ikut,Muaraenim masuk nominasi di urutan ke 16, dan ini tentu menjadi motivasi kita agar kedepan bisa masuk sebagai pemenang,"katanya.

Untuk itu lanjut Riswandar, ini merupakan tonggak sejarah bagi pihaknya untuk berbuat yang lebih baik lagi, Sehingga nantinya Kabupaten Muaraenim bisa menjadi kabupaten yang peduli anak dengan sesungguhnya.

"Dan apa yang sudah kita lakukan saat ini,kedepan bisa dilakukan lebih baik lagi, salah satu upayanya ya akan kita perbanyak inovasi-inovasi sehingga kegiatan perlindungan anak di Kabupaten Muaraenim bisa lebih baik dan lebih komprehensif lagi,"jelasnya.

Ditambahkan Kadin PPPA Muaraenim,Vivi Mariani bahwa dengan masuknya kabupaten Muaraenim sebagai nominasi kategori Pemerintah Daerah Yang Memiliki Komitmen Terhadap Perlindungan Anak dan Pelaporan Berbasis Sistem Informasi Monitoring Evaluasi Dan Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak ini akan menambah semangat pihaknya untuk bekerja lebih giat lagi agar tahun depan Kabupaten Muaraenim bisa keluar sebagai juara.

"Kita akan memperbanyak inovasi dan salah satu yang tengah kita upayakan adalah Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak,dimana UPTD ini nantinya sifatnya adalah memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak yang mengalami masalah kekerasan, diskriminasi, perlindungan khusus dan masalah lainnya,"katanya.

Selain itu lanjutnya UPTD PPA ini akan menjadi sebagai pusat layanan penanganan korban kekerasan perempuan dan anak yang nantinya akan lebih mudah dijangkau dan memberikan rasa aman bagi korban tindakan kekerasan.

" Angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di kabupaten Muaraenim tahun 2020 itu cukup banyak yakni 147 kekerasan terhadap anak yang rata-rata didominasi tindak kekerasan seksual, dan 59 kekerasan terhadap perempuan, yang paling banyak adalah KDRT,"katanya.

Untuk tahun 2021 ini, dari Januari -Juni terdapat 35 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di kabupaten Muaraenim.

" Kita berharap kedepan kekerasan anak dan perempuan ini bisa menurun,"pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved