Olimpiade Tokyo 2020
Fakta-fakta Cabor Sepak Bola Pria Olimpiade Tokyo 2020, Ini Daftar Pemain Tertua
Olahraga sepakbola dalam Olimpiade, diwajibkan untuk menurunkan pemain berusia dibawah 23 tahun plus3 punggawa senior sejak 1996 lalu hingga kini.
Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Cabang olahraga sepakbola pria di Olimpiade Tokyo 2020 akan dimulai pada Kamis 22 Juli 2021.
Sebanyak 16 negara yang mewakili tiap-tiap benua telah dibagi menjadi 4 grup dan akan bertarung untuk bisa memperebutkan medali emas.
Cabor sepakbola pria mewajibkan setiap kontesan untuk memainkan para pesepakbola junior yang berusia dibawah 23 tahun.
Sejak tahun 1996, cabang olahraga sepakbola pria di Olimpiade haya memperbolehkan tiga pesepakbola berusia di atas 23 tahun dalam satu skuad tim nasional.
Berikut daftar pesepakbola tertua yang akan meramaikan cabor sepakbola pria di Olimpiade 2020.
1. Maya Yoshida, 32 Tahun (Jepang)
Maya Yoshida, merupakan pesepakbola kawakan yang telah tampil sebanyak 117 kali bersama timnas Jepang senior.
Eks Southampton yang kini merumput bersama Sampdoria tersebut dilibatkan dalam skuad U-23 Jepang untuk mengarungi cabang olahraga sepakbola pria di Olimpiade 2020 ini.
Yoshida menjadi puggawa senior tim Samurai Biru sekaligus tertua dalam pesta olahraga multi cabang ini, dengan usia 32 tahun 10 buka dan 332 hari.
Bek kawakan ini akan membimbing para pemain junior timnas Jepang dalam menghadapi kerasnya persaingan di grup A bersama dengan Afria Selatan, Prancis dan Meksiko.
2. Max Kruse, 33 Tahun (Jerman)
Timnas Sepakbola Pria Jerman tidak membawa nama-nama beken untuk Olimpiade musim panas ini.
Der Panzer hanya membawa dua pemain senior, 1 diantaranya adalah Max Kruse.
Nama Max Kruse tentu asing di telinga pecinta sepakbola, sebab, second striker ini hanya memperkuat klub semenjana Bundesliga,
Selain itu, Kruse juga jarang memperkuat timnas Jerman di level senior, tercatat dia hanya memainkan 14 pertandingan sejak debutnya bersama der panzer pada 2013 lalu.