Menuju Herd Immunity

Cerita Warga Palembang Mengejar Vaksin: Ani dan Fariza Ikut Tiga Kali Baru Bisa Divaksin

Tingginya kasus masyarakat terpapar virus Covid-19 di Indonesia saat ini, menjadi kesadaran masyarakat untuk divaksinasi menjadi tinggi.

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIF BASUKI
Ani salah satu pekerja LRT Palembang saat mendaftar vaksinasi gratis yang digelar Lanud Sri Mulyono Herlambang di Gedung Sky Bridge Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dengan tema serbuan vaksinasi TNI, Sabtu (17/7/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tingginya kasus masyarakat terpapar virus Covid-19 di Indonesia saat ini, menjadi kesadaran masyarakat untuk divaksinasi menjadi tinggi.

Meski begitu di lapangan, masyarakat yang hendak mengikuti vaksin tidak bisa dengan mudah langsung mendapatkannya.

Seperti yang diungkapkan Ani dan Fariza, salah satu pekerja LRT Palembang yang ingin mengikuti vaksinasi gratis yang diadakan di Bandara Sultan Mahmmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Keduanya mengaku, sudah dua kali mendaftar sejak Juni lalu untuk ikut vaksinasi gratis, namun selama ini gagal karena vaksin yang disediakan sudah habis.

Namun, Ani dan Fariza tak putus semangat dan mencoba untuk yang ketiga kalinya, pada Sabtu (17/7/2021) saat digelarnya vaksinasi gratis yang dilakukan Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) TNI Sri Mulyono Herlambang Palembang, di Gedung Sky Bridge Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dengan tema serbuan vaksinasi TNI, keduanya akhirnya bisa mendapatkan dan disuntik vaksin jenis sinovac.

Pantauan di lapangan sendiri, masyarakat umum sendiri sudah mendatangi Bandara SMB II Palembang dari pukul 07.00 wib untuk bisa ikut vaksin.

"Alhamdulillah, hari ini kita bisa divaksin, setelah dua kali sebelumnya gagal karena vaksinnya habis," kata Ani dibenarkan Fariza di sela- sela vaksin.

Keduanya menambahkan, kantornya mewajibkan untuk segera divaksin, sehingga ia mengikuti vaksin gratis tersebut, dan sangat terbantu apa yang dilakukan pihak Lanud Sri Mulyono Herlambang.

"Kita pilih vaksin disini, karena lebih dekat dengan tempat kerja kita, jadi izin sebentar keluar kerja dulu sebentar, jika sudah nanti kembali lagi bekerja," ujarnya seraya berharap upaya mempermudah masyarakat untuk mendapat vaksin kedepan.

Hal senada diungkapkan Safik (26) yang hendak berangkat naik pesawat ke Jakarta saat itu, jika adanya vaksinasi gratis di Bandara SMB II Palembang sangat terbantu, mengingat selama ini belum melakukan vaksinasi.

"Kita nilai sangat bagus diadakannya vaksinasi masal di Bandara ini, mengingat syarat berpergian melalui pesawat udara calon penumpang harus menunjukkan bukti dirinya telag divaksin. Jadi kita sangat terbantu, tidak perlu vaksin diluar lagi," jelasnya, seraya ia mendapat informasi vaksinasi ini dari Palembang Airport IG.

Ditambahkan Safik, selama ini ia sudah berusaha untuk vaksinasi di beberapa Puskesmas di kota Palembang, namun karena KTPnya bukan KTP Palembang, ia mengaku selalu mendapat penolakan untuk vaksinasi.

"Saya sudah mencoba vaksinasi di RSMH Palembang tapi penuh, dan di Puskesemas kendalanya harus KTP Palembang," tandasnya.

Sementara Danlanud Sri Mulyono Herlambang Palembang Kolonel Pnb Hermawan Widhianto SE, MM mengatakan "Serbuan  Vaksinasi TNI" ini merupakan kegiatan lanjutan dari Serbuan Vaksinasi TNI yang dimulau dari 28 Juni lalu dan dilanjutkan pada 17 hingga 18 Juli mendatang.

"Kegiatan ini diharapkan menjadi buser dari kegiatan serbuan vaksinasi yang ada, dan bisa menambah jumlah masyarakat yang divaksin dengan waktu 2 hari. Harapan kedepan sama yang diinginkan pemerintah dan masyarakat, yaitu memutus rantai penyebaran Covid -19 di Palembang, sehingga pandemi diharapkan bisa berlalu dan masyarakat bisa hidup normal kembali," ungkapnya didampungi sejumlah pejabat TNI AU lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved