Harmoko Tutup Usia
Sebelum Meninggal, Harmoko Sempat Video Call Pengurus Ponpes Hanacaraka dan Lambaikan Tangan
Harmoko sempat video call pengurus ponpes Hanacaraka 3 hari sebelum meninggal. Ia pula sempat lambaikan tangan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSUMSEL.COM, WONOGIRI - Sebelum meninggal, Harmoko Eks Menteri Penerangan era orde baru sempat video call dengan pengurus pesantren Hanacaraka Wonogiri, pesantren yang didirikannya.
Hal tersebut disampaikan oleh Pengurus Ponpes Hanacaraka Wonogiri, Ahans Mahabie.
Menurut Ahans, saat itu Harmoko video call di sela-sela terapi penyakitnya.
"3 hari lalu, sempat video call juga, ketika beliau terapi, terus sempat dada-dada (melambaikan tangan), ternyata tadi malam dipanggil yang Maha Kuasa," kata Ahans, kepada TribunSolo.com, Senin (5/7/2021).
Ia mengatakan, sebelum meninggal dunia, kondisi Harmoko memang sudah sakit.
"Keadaan beliau 4 tahun ini sudah drop, jadi kurang lebih 4 tahun," katanya
Harmoko terakhir kali berkunjung ke Ponpes yang didirikannya tersebut, pada Agustus tahun 2020 lalu.
"Terakhir kesini Agustus tahun yang lalu, keadaannya juga drop, nggak bisa bicara, dan duduk di atas kursi roda," ujarnya.
Namun, sakitnya tak bisa kalahkan tekadnya untuk melihat secara langsung, pondok pesantren yang didirikannya.
"Namun, beliau masih ngotot mau kesini, ingin melihat bagaiamana perkembangan pondok pesantren, kegiatan budayanya seperti apa," jelasnya.
Baca juga: Sosok Harmoko Eks Menteri Era Orde Baru, Pendiri Pondok Pesantren : Jangan Pernah Berhenti Berdakwah
Dirikan Ponpes di Wonogiri
Selain dikenal sebagai politikus, Harmoko juga diketahui memiliki pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Wonogiri.
Namanya Pondok Pesantren Hanacaraka, berlokasi di Dusun Segawe, RT 2 RW 7, Desa Purwosari, Kecamatan / Kabupaten Wonogiri.
Ponpes yang memadukan budaya dan agama tersebut, diresmikan pada 2011 silam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/harmoko-dirikan-pondok-pesantren-hanacaraka.jpg)