Breaking News:

Ganjil Genap di Palembang

Hari ini Resmi Berlaku Ganjil Genap di Palembang, Polda Sumsel Ungkap Sanksi Bagi Pelanggar

Ditlantas Polda Sumsel menyampaikan sanksi bagi pelanggar ganjil Genap yang telah diberlakukan di kota Palembang mulai Senin (5/7/2021)

TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA
Sejumlah Petugas melakukan sosialisasi penerapan ganjil genap di simpang lima DPRD Provinsi Sumsel di Palembang, Senin (7/5/2021) sore 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Penerapan ganjil genap dibeberapa titik ruas jalan kota Palembang dimulai, Senin (5/7/2021) pada pukul sekira 16.30 WIB.

Pantauan di lapangan banyak pengguna roda empat atau mobil yang belum mengetahui penerapan sistem lalu lintas ganjil genap di Palembang.

Karena banyak masyarakat yang bingung dan tidak mengetahui maka keadaan lalu lintas seperti di simpang 5 DPRD Sumsel pun sempat mengalami kemacetan sampai akhirnya pembatas jalan pun dipindahkan ke dekat Palembang Icon Mall.

Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel, Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait mengatakan saat ditemui sedang memantau di kawasan simpang 5 DPRD Sumsel, ada sebanyak 82 personil gabungan yang dikerahkan untuk menjaga di 4 titik ruas jalan penerapan ganjil dan genap.

“Jadi hari pertama ini disosialisasikan lagi agar selanjutnya masyarakat terbiasa. Dan total anggota yang diturunkan ada sebanyak 82 orang ini personil gabungan ini dari Satlantas Polrestabes Palembang, Dirlantas Polda Sumsel, Satpol PP kota/provinsi dan Dishub kota/provinsi,” kata Hotman, Senin (5/7/2021).

Hotman mengatakan 4 titik ruas jalan yang diterapkan sistem ganjil genap adalah Jalan Merdeka, Jalan Kapten A Rifai, Jalan Pom IX dan Jalan Angkatan 45.

“Operasionalnya dimulai dari pukul 16.00 sampai 22.00 dan sifatnya ini masih sosialisasi supaya masyarakat terbiasa dulu,” ujar Hotman.

Dia berharap dengan diberlakukannya sistem lalu lintas ganjil genap ini bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan terlalu penting ke arah 4 ruas jalan tersebut untuk mengalihkan kendaraannya.

“Atau tidak sama sekali keluar rumah kalau tidak penting. Dan tujuan dari penerapan ganjil genap di Palembang ini lebih kepada membatasi mobilitas. Tidak ada tilang tapi kami memberikan sanksi berupa putar balik kendaraan saja bagi pelanggar,” jelas Hotman.

Sedangkan ada beberapa kendaraan yang diperbolehkan melintas di 4 ruas jalan tersebut seperti Ambulance, kendaraan dengan plat merah.

“Damkar, dan motor boleh melintas. Dan  untuk warga yang rumahnya di arah 4 ruas jalan tersebut maka kami akan meminta mereka menunjukkan KTPnya, jadi tolong untuk masyarakat bisa pahami bahwa di 4 ruas jalan ini sering terjadi kerumuman,” ujarnya.

Dengan diberlakukannya ganjil genap ini, diharapkan bisa mengurangi kerumuman dan aktifitas di 4 ruas jalan tersebut

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved