Berita Muratara
Tertular Covid-19 Sepulang dari Bali, Bupati Muratara Minta Tunda Perjalanan Dinas Luar Sumsel
Devi Suhartoni mengingatkan pegawai Pemkab Muratara untuk membatasi kunjungan kerja ke luar provinsi, terutama Pulau Jawa dan Bali
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Bupati Muratara Devi Suhartoni telah sembuh dari Covid-19.
Ia mengaku tertular Covid-19 sepulang dari kegiatan dinas di Bali.
Untuk menekan kasus Covid-19 agar tidak meningkat, Devi Suhartoni terus mengimbau soal kedisiplinan dan konsistensi penerapan protokol kesehatan.
Devi Suhartoni juga mengingatkan pegawai Pemkab Muratara untuk membatasi kunjungan kerja ke luar provinsi, terutama Pulau Jawa dan Bali.
"Saya kemarin kena (Covid-19) waktu pulang dari dinas ke Bali, jadi memang kita harus hati-hati," kata Devi Suhartoni, Minggu (4/7/2021).
Devi Suhartoni yang kini sudah sembuh dari infeksi Covid-19 mengaku yang dialaminya akan menjadi pelajaran berharga.
Sebagai penyintas atau orang yang pernah terpapar dan sembuh dari Covid-19, Devi Suhartoni kembali menegaskan bahwa virus ini berbahaya.
Karena itu, dia tak hentinya mengimbau masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan, serta menjaga imunitas tubuh.
Baca juga: 9 Tempat Vaksin Covid-19 Gratis di Kabupaten Muratara, Syarat Cukup Bawa KTP
"Tolong semuanya patuhi protokol kesehatan, Covid ini bahaya sekali, pakailah masker, cuci tangan, jaga jarak, dan jaga imum tubuh."
"Saya terus berdoa semoga masyarakat Muratara selalu sehat, diberi kemudahan dalam mencari rezeki," kata Devi Suhartoni.
Dia memberikan tips kepada warganya yang kini masih terinfeksi Covid-19 agar tetap bisa kuat menghadapi virus corona ini.
Devi Suhartoni mengungkapkan selama menjalani isolasi mandiri, dia rutin berolahraga, berjemur, dan mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh.
"Saya rutin olahraga, bejemur, minum vitamin, yang paling penting kita harus membangun positif thinking," katanya.
Ketua DPRD Kabupaten Muratara, Efriyansyah juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam kegiatan apapun.
"Virus ini memang tidak langsung membuat kita menjadi sakit parah, apalagi kalau tidak ada penyakit lain. Tapi virus ini menyebar sangat cepat," katanya.
Karena itu, lanjut Efriyansyah, untuk mengakhiri pandemi ini, masyarakat harus mendukung pemerintah dengan cara disiplin mematuhi protokol kesehatan.
Efriyansyah mengaku dirinya belum pernah terinfeksi Covid-19 dan dia mengharapkan jangan sampai terpapar.
"Mudah-mudahan tidak sampai (terpapar Covid-19), maka dari itu kita jangan mengabaikan protokol kesehatan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/bupati-muratara-devi-suhartoni-wfh-melakukan-isolasi-mandiri.jpg)