Breaking News:

Idul Adha 2021

PDF Panduan Malam Takbiran, Sholat Idul Adha & Pelaksaan Qurban 2021 di Luar Wilayah PPKM Darurat

PDF Panduan Malam Takbiran, Sholat Idul Adha & Pelaksaan Qurban 1442 H di Luar Wilayah PPKM Darurat

Penulis: Abu Hurairah | Editor: Abu Hurairah
Tribunsumsel.com/khoiril
PDF Panduan Malam Takbiran, Sholat Idul Adha & Pelaksaan Qurban 2021 di Luar Wilayah PPKM Darurat 

TRIBUNSUMSEL.COM - Saat ini sejumlah wilayah Indonesia menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berlaku mulai 3-20 Juli 2021.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk memutuskan penyebaran virus covid-19 yang terus meningkat beberapa waktu terakhir.

Terkait hal itu jelang Idul Adha 2021 atau 1442 H, Kementerian Agama (Kemenang) menerbitkan panduan penyelenggaraan malam takbiran, sholat Ied dan pelaksaan Qurban di saat Pandemi Covid.

Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 16 tahun 2021 tentang 'Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Sholat Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M di Luar Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPPKM) Darurat.

Surat Edaran ini dimaksudkan sebagai panduan bagi pihak-pihak terkait dalam melakukan pembatasan kegiatan dan penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam penyelenggaraan Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M dan bertujuan untuk melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19.

Baca juga: Puasa Idul Adha 2021 Jatuh Pada Tanggal? Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Serta Keutamaan

Malam Takbiran

Malam Takbiran diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Jemaah malam takbiran wajib dalam kondisi sehat (suhu badan di bawah 37 derajat celcius);
b. Malam takbiran hanya boleh diikuti oleh jemaah dengan usia 18 (delapan belas) s.d. 59 (lima puluh sembilan) tahun;
c. Malam takbiran hanya dapat diselenggarakan pada masjid/mushalla dengan status zona risiko penyebaran Covid-19 zona hijau dan zona kuning;
d. Masjid/mushalla yang menyelenggarakan malam takbiran wajib menyediakan alat pengukur suhu tubuh (thermogun), hand sanitizer, sarana mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, masker medis, menerapkan pembatasan jarak dan memastikan tidak ada kerumunan, serta melakukan disinfeksi di tempat penyelenggaraan sebelum dan setelah penyelenggaraan malam takbiran;
e. Malam takbiran hanya dapat diikuti oleh jemaah masjid/mushalla dari warga setempat dengan ketentuan maksimal 10 (sepuluh) persen dari kapasitas ruangan, dengan pengaturan bergan tian maksimal 5 (lima) jemaah;
f. Takbir keliling, baik dengan arak-arakan berjalan kaki maupun dengan arak-arakan kendaraan, DILARANG dilaksanakan di semua zona risiko penyebaran Covid-19;
g. Pelaksanaan malam takbiran di masjid/mushalla paling lama 1 (satu) jam dan harus diakhiri maksimal pukul 22:00 waktu setempat; dan
h. Jemaah yang mengikuti takbiran wajib pulang ke rumah/kediaman masing-masing seusai penyelenggaraan malam takbiran.

Shalat Idul Adha

Shalat Idul Adha diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved