Sejumlah Kabel di Jembatan Musi IV Palembang Dipotong Atau Terpotong?
Dalam beberapa hari kebelakang, masyarakat tidak akan melihat jembatan Musi IV yang menghubungkan Kawasan Seberang Ulu
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Dalam beberapa hari kebelakang, masyarakat tidak akan melihat jembatan Musi IV yang menghubungkan Kawasan Seberang Ulu dan Ilir Kota Palembang, bersinar seperti awal diresmikan pada awal 2019.
Jembatan yang menghubungkan Jalan Slamet Riyadi, tak jauh dari Pasar Kuto Palembang, dengan Jalan KH Azhari atau Kawasan Plaju di Seberang Ulu, terlihat minim perawatan, dalam hal keindahan jembatan yang memakan dana melebihi setengah triliun rupiah tersebut.
Dimana publik saat ini dihebohkan oleh banyaknya kabel (utilitas) yang terpasang ditiang penyangga jembatan selama ini, terlihat sudah terpotong. Hal ini menjadi pertanyaan sejumlah warga, apakah itu dipotong sengaja oleh pengelolah atau itu dilakukan oleh pencuri.
"Kita tidak tahu ini sengaja dipotong dinas tertentu, atau pencuri. Sayanglah, kalau jembatan ini yang telah dibangun dengan dana yang tidak kecil, dirusak keindahannya," kata Indah warga Sako yang saat itu nongkrong di jembatan Musi IV.
Gadis muda ini datang berasama pacarnya, untuk mencari suasana keindahan dengan aliran sungai musi dibawahnya.
"Kebetulan lagi ingin jalan kesini aja, dan melihat- lihat jembatan Musi IV," capnya.
Ketua Komisi III DPRD kota Palembang Firman Hadi, belum mengetahui adanya laporan soal kabel- kabel dijembatan itu terpotong. Mengingat jembatan Musi IV masih tanggung jawab Balai dan belum diserahkan ke Pemkot Palembang.
"Tapi yang jelas, kami melihat ini merasa sedih karena itu buat kenyamanan masyarakat dan dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.
Politisi Partai Kembangkitan Bangsa (PKB) ini berharap nantinya, ada tanggung jawab dari pihak yang ada, dan saling merawatnya.
"Nanti akan kami tindak lanjuti, untuk bertemu balai besar (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI), dan memberikan masukan yang terbaik agar tidak terjadi pencurian lagi dikemudian hari," tuturnya.
Kadin Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Palembang Muhammad Affan Prapanca, jika untuk utilitas lampu hias belum diserahkan oleh pihak Kementrian. Namun untuk lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) yang sudah.
Ia pun tak menampik, jika beberapa fasilitas umum yang ada di Palembang masih banyak yang dirusak orang tak bertanggung jawab, dan harusnya ada kesadaran masyarakat untuk menjaga dan merawatnya.
"Memang masig sering terjadi pencurian dan pengerusakan sarana utilitas umum kota, oleh oknum- oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami akan laporkan ke pihak yang berwajib apabila menemukan hal- hal seperti ini, supaya ditindak sesuai aturan yang berlaku," ungkapnya.
Meski begitu, ditambahkan Affan jika pihaknya belum mendapat laporan secara resmi soal adanya pencurian utilitas di Musi IV tersebut.
"Kalau yang di jembatan Musi IV kita belum ada info. Tapi untuk kabel PJU di median tengah Jalan di Perintis Kemerdekaan sekitar simpang Jalan M isa pernah ditangkap orang lagi maling kabel siang hari," tandasnya.
Sementara Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel Kgs Syaiful Anwar saat dikonfirmasi ke nomor hapenya tidak aktif, sementara di Whatappsnya tidak direspon.
Syifuk sendiri, menerima laporan itu akhirnya meninjau langsung ke TKP dan saat berita ini diturunkan data- data akan diperbarui.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/jembatan-musi-iv3412390141904.jpg)