Breaking News:

Peringati Hari Anti Narkotika Internasional 2021 Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Masyarakat 

Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel melakukan sosialisasi Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Taman Kambang Iwak,Minggu Pagi

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Peringati Hari Anti Narkotika Internasional 2021 Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Masyarakat  - sosialisasi-hari-anti-narkoba-di-palembang.jpg
BNNP Sumsel
Sosialisasi anti narkotika pada peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel di Taman Kambang Iwak, Minggu (20/6/2021).
Peringati Hari Anti Narkotika Internasional 2021 Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Masyarakat  - sosialisasi-hari-anti-narkoba-di-palembang-1.jpg
BNNP Sumsel
Sosialisasi anti narkoba pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel di Taman Kambang Iwak, Minggu (20/6/2021).

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel melakukan sosialisasi  Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Taman Kambang Iwak, Minggu (20/6/2021).

Sosialisasi dilakukan dengan cara long march atau berkeliling taman oleh anggota BNNP dan Satuan Tugas Bersinar.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sumsel, Ika Wahyu Hindaryati, mengatakan, kegiatan HANI 2021 dilakukan terbatas karena terkendala pandemi Covid-19.

Perayaan ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena yang dilalsanakan dengan menggelar upacara di Griya Agung. 

"Ini merupakan rangkaian pra HANI. Jadi, sambil joging, kami long march untuk kampanye anti narkoba.Sosialisasi kepada pengunjung untuk menjauhi narkoba," kata Ika.

Menurutnya di masa pandemi saat ini, masyarakat tetap harus waspada dengan ancaman narkoba sebab penyebaran barang haram ini juga dapat dilakukan dengan berbagai cara.

Semua golongan masyarakat mulai dari masyarakat umum, pigur publik seperti Artis, jaksa, polisi, TNI, dosen, bahkan anggota BNN juga berpotensi sebagai target penyalahgunaan narkoba. 

Ika menyebut, saat ini pihaknya tengah melakukan survei peningkatan penggunaan narkoba di masa pandemi. Survei dilakukan sejak awal Juni hingga Agustus 2021.

"Sekarang ini imbas dampak pandemi khususnya masalah ekonomi, pekerjaan, orang pakai narkoba. Bisa jadi karena tidak banyak orderan. Ini jadi faktor pemicu. Masyarakat harus punya benteng iman," jelas dia

Dalam mengoptimalkan pencegahan penyalahgunaan narkoba, BNNP provinsi Sumsel juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bersinar. Satgas ini merupakan bagian dari program Indonesia Bersinar.

Dalam program ini ada Desa Bersinar, Kampung Bersinar, Kampus Bersinar, Tempat Kerja Bersinar dan Lapas  Bersinar. 

Di Sumsel program Kampung Bersinar diselenggarakan di kawasan 29 Ilir Kota Palembang.

Program ini juga sebagai pilot project atau percontohan di Sumsel. 

"Kampung Bersinar ini kerja sama antara DPP KB, Dinas Pariwisata dan Pemkot Palembang. Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba BNNP tidak bisa sendirian. Tanpa dukungan tidak bisa lakukan dengan optimal," ujar Ika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved