Breaking News:

Berita Kriminal Muba

Ingat Kasus Kecelakaan Bus di Tikungan Harmoko Muba, Sopir Berhasil Ditangkap, Buron 12 Hari

Buron selama 12 hari akhirnya pelaku Andri berhasil ditangkap oleh Satuan Lalu Lintas Polres Muba di Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau.

TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK ketika menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Muba terkait telah ditangkapnya dua sopir bus AKAP penyebab kecelakaan menelan korban jiwa, Jumat (11/6/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Sempat 12 hari buron, sopir bus AKAP Sambodo yang mengalami kecelakaan tunggal di Tikungan Harmoko, Musi Banyuasin ditangkap polisi, Kamis (10/6/2021).

Seorang sopir bernama Adri Noversam (26), warga Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat ini mengakhiri pelariannya setelah ditangkap Satuan Lalu Lintas Polres Muba, Kamis (10/6/ 2021).

Adri tersangka kecelakaan tunggal bis AKAP Sambodo jenis Mercedes benz tujuan Padang-Jakarta di Jalan Lintas Timur Palembang – Jambi, sekira pukul 05.00 WIB di KM 214 Desa Senawar Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba Kamis (27/05/2021) lalu ditangkap di persembunyiannya sekitar pukul 13.30 WIB.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya saat koferensi pers yang didampingi waka Polres Muba Kompol Irwan Andeta di hadapan awak media mengatakan, Andri Nopersan ini adalah sopir dari Bus AKAP Sambodo dengan Nopol : B 7314 NGA yang melaju dari arah Jambi ke arah Palembang dengan membawa 33 orang penumpang.

"Dimana saat itu bus yang dikendarai Andri hilang kendali menikung ke kanan menurun ke arah Palembang dengan kecepatan tinggi sehingga keluar jalur dan terbalik sebelah kiri kendaraan hingga menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 8 orang luka ringan," ujarnya.

Usai kejadian pelaku langsung melarikan diri melalui provinsi Jambi hingga tiba di kampungnya Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat

Sempat buron selama 12 hari akhirnya pelaku Andri berhasil ditangkap oleh Satuan Lalu Lintas Polres Muba di Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.

"Pelaku langsung kita bawa ke Polres Muba guna proses lebih lanjut. Dan terhadap pelaku akan kita jerat dengan pasal 310 ayat 4,3,2 dan pasal 312 UULLAJ no.22 Tahun 2009 dengan ancaman 6 tahun penjara," tegasnya.

Baca juga: Sering Terjadi Kecelakaan, Ini Sejarah Tikungan Harmoko di Bayung Lencir Muba, Nama Tokoh Nasional

Baca juga: Kronologis Kecelakaan di Jalintim Palembang-Betung,Truk Tangki Tabrak Truk Engkel Box, Masuk Parit

Sementara itu di waktu yang hampir bersamaan Sat Lantas Polres Muba juga mengamankan pelaku laka lantas antara kendaraan Bus Po ANS no pol BA 7122 QU tabrak depan dengan kendaraan bus Isuzu Elf no pol e 7647 va di Jalan umum Palembang – Jambi KM 148 desa Peninggalan kecamatan Tungkal Jaya, muba.

Kejadian tersebut menyebabkan penumpang kendaraan Bus Isuzu Elf No Pol E 7647 VA, sebanyak 2 orang meninggal dunia di TKP dan 2 orang mengalami luka berat serta 10 orang mengalami luka ringan.

Pada saat setelah kejadian pengemudi Bus PO Ans nopol BA 7122 QU, Abrar Dahri (43) warga Jorong Kapalo kota kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ini sempat melarikan diri.

Selama 5 hari dilakukan pengejaran dan pelaku ditangkap di kelurahan Cipinang Melayu no. 70 RT001 RW010 kecamatan Makasar kota Jakarta Timur pada Rabu, 7 juni 2021 sekira pukul 12.00 WIB.

"Pelaku juga kita jerat dengan pasal 310 ayat 4,3,2 dan pasal 312 UULLAJ no.22 Tahun 2009 dengan ancaman 6 tahun penjara," tutupnya. (sp/dho)

Ikuti Kami di Google Klik

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved