Breaking News:

Tercatat, Sepanjang Mei 2021 Ada 1.745 Kasus Bunuh Diri di Jepang

Jumlah tersebut meningkat 154 (9,7 persen) pada periode yang sama di tahun 2020. Sekaligus juga meningkat 11 kali berturut-turut.

Editor: Slamet Teguh
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Gantung Diri 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNSUMSEL.COM, TOKYO - Sejumlah kasus bunuh diri masih kerap terjadi didunia.

Tak hanya di Indonesia, kasus bunuh diri inipun terjadi di Jepang,

Jumlah orang bunuh diri di Jepang mencapai angka 1.745 selama Mei 2021.

Jumlah tersebut meningkat 154 (9,7 persen) pada periode yang sama di tahun 2020. Sekaligus juga meningkat 11 kali berturut-turut.

Dari jumlah tersebut, menurut jenis kelamin 1.142 orang laki-laki dan kenaikan 4,5 persen. Sementara 603 orang perempuan, meningkat 21,1 persen.

"Secara khusus, jumlah wanita meningkat secara signifikan. Tampak kesulitan dan stres berat hidup di kalangan wanita di Jepang," ungkap sumber Tribunnews.com, Kamis (10/6/2021).

Negara ini menurut sumber tersebut, terus menganalisis dampak koloni baru terhadap bunuh diri besar-besaran belakangan ini.

"Jangan ragu untuk berkonsultasi. Dampak virus koloni baru telah berkepanjangan, dan masih parah. Ada kemungkinan kita akan dikejar-kejar kesulitan dalam berbagai situasi. Pertama-tama, jika memiliki masalah kesendirian," katanya.

Baca juga: Partai Golkar Bicara Kemungkinan Wacana Airlangga-Khofifah Maju di Pilpres 2024

Baca juga: Angelo Alessio Asisten Conte di Juventus dan Chelsea Resmi Jadi Pelatih Persija

Disarankannya untuk berkonsultasi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved