Breaking News:

Berita Kriminal Palembang

Puluhan Diduga Preman dan Parkir Liar di Pasar 16 Ilir Palembang Dirazia

Puluhan orang di kawasan pasar 16 Ilir dan Monpera Kecamatan Ilir Timur (IT) I terjaring razia Sat Sabhara Polrestabes Palembang, Rabu (9/6/2021).

TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA
Anggota Sat Sabhara Polrestabes Palembang saat melakukan razia rutin di bawah jembatan Ampera dan kawasan Monpera Palembang. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Puluhan orang di kawasan pasar 16 Ilir dan Monpera Kecamatan Ilir Timur (IT) I terjaring razia rutin Sat Sabhara Polrestabes Palembang, Rabu (9/6/2021).

Razia yang digelar selama satu jam tersebut berhasil mengamankan 20 orang pria dan 2 orang wanita yang diduga preman dan parkir liar.

Setelah terjaring razia puluhan orang ini digiring langsung ke Mapolrestabes Palembang, sampai di Mapolrestabes mereka dibariskan dan bergilir masuk ke ruangan Unit Tipiring Sat Sabhara Polrestabes Palembang.

Baca juga: Orderan BTS Meal Membludak Picu Kerumunan, Satpol PP Palembang Tegur McD

Beberapa orang terlihat menunduk ketika digiring ke ruangan Unit Tipiring, ada pula yang terlihat bertanya tanya kepada anggota.

Kanit Turjawali Sat Sabhara Polrestabes Palembang Iptu Ahmad Yani didampingi Katim Tipiring Sat Sabhara Polrestabes Palembang Aiptu Feri Supriadi mengatakan, giat kali ini merupakan atensi.

Atensi ini langsung dari Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Sabhara Polrestabes Palembang AKBP Erwin Irawan.

"Kami melaksanakan rutinitas razia ini untuk mengantisipasi aksi parkir liar, aksi premanisme, narkoba, senjata tajam (sajam) dan gangguan Kamtibmas lainnya," kata Yani saat ditemui di depan ruangannya seusai razia, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Ini Dia Tiga Sekawan Pencuri Ponsel di Rumah Makan di Palembang

Dia menambahkan, dalam hasil razia kali ini, pihaknya berhasil mengamankan 22 orang yang diduga preman dan parkir liar.

"Selanjutnya mereka akan kami periksa dan dilakukan pendataan. Apabila mereka terbukti melakukan tindak pidana, maka akan kami lanjutkan proses hukumnya," tutupnya

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved