Breaking News:

Berita Palembang

DPMPTSP Palembang Berinovasi Hadirkan Simplifikasi Data (SITA)

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Palembang melakukan upaya perubahan dengan melakukan inovasi yang disebut SITA.

TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
Masyarakat lebih dimudahkan dalam memperoleh pelayanan melalui inovasi Simplifikasi Data (SITA) dari DPMPTSP Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pasca Pandemi Covid-19 dan adanya pembatasan kegiatan masyarakat, membuat unit layanan publik harus mampu berinovasi agar masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan dengan baik.

"Untuk itu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Palembang melakukan upaya perubahan dengan melakukan inovasi yang disebut SITA (Simplifikasi Data)," kata Kabid Pengaduan, Kebijakan, Pelaporan Layanan Citra Martikalini, Jumat (4/6/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, dimana dengan inovasi ini, masyarakat lebih dimudahkan dalam memeperoleh pelayanan, penyederhanaan persyaratan yang selalu dituntut masyarakat sebagai upaya pemberian kemudahan berusaha bisa terpenuhi.

"SITA merupakan wujud keseriusan DPMPTSP dalam mewujudkan keberlangsungan inovasi. Dengan memanfaatkan konsep interoperabilitas data yang sebelumnya telah diusung melalui perizinan kesehatan sektor sumber daya manusia, seperti dokter dan perawat," katanya.

Menurut Citra, kini interoperabilitas data dilakukan secara menyeluruh pada seluruh perizinan DPMPTSP yang bersifat online melalui website mpp.palembang.go.id.

Saat ini interoperabilitas data dilakukan dengan Kementrian Dalam Negeri melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terkait pemanfaatan data NIK, Badan Pengeloaan Pendapatan Daerah terkait pemanfaatan data pajak serta lembaga profesi terkait pemanfaatan data izin profesi.

"Ke depannya akan terus berkembang dan berkerjasama dengan instansi dan lembaga lainnya. Melalui interoperabilitas data tersebut maka masyarakat tidak perlu lagi melampirkan berkas persyaratan yang dibutuhkan," katanya.

Masih kata Citra, hanya dengan memasukkan nomor yang dibutuhkan maka data akan langsung tersedia oleh sistem dan masyarakat tidak perlu lagi melampirkan persyaratan tersebut.

Selain itu, dengan melakukan interoperabilitas data, kevalidan data yang disampaikan tidak diragukan lagi dan mempercepat waktu pelayanan karena tidak perlu diverifikasi ulang.

"Inovasi ini tentunya mendukung dan selaras dengan upaya Pemerintah Kota Palembang dalam mewujudkan Satu Data yang sebelumnya telah dilaunching pada hari Rabu (2/6) yang lalu," katanya.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved