Mengakui Kesalahan dan Minta Maaf, Ini Biodata Profil Nurhidayat Haji Haris
Selang beberapa hari setelah dipulangkan, pemain bernama lengkap Nurhidayat Haji Haris ini mengakui kesalahannya dan meminta maaf
TRIBUNSUMSEL.COM-Nama Nurhidayat menjadi pembicaraan hangat publik sepakbola Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
Ia dipulangkan oleh Shin Tae-yong dari Tim Nasional Indonesia akibat masalah indisipliner.
Selang beberapa hari setelah dipulangkan, pemain bernama lengkap Nurhidayat Haji Haris ini mengakui kesalahannya.
Melalui instagram terverifikasinya @nurhidayatnh32, ia meminta maaf.
Ini isi pesan permitaan maafnya :
"Nurhidayat Haji Haris dengan segala kerendahan hati saya, meminta maaf kepada seluruh Masyarakat Indonesia, terutama kepada Keluarga saya, PSSI dan coach Shin Tae-yong serta seluruh kawan-kawan saya di Timnas Indonesia, atas kesalahan yang saya lakukan."
"Saya sangat menghargai seluruh keputusan yang telah coach Shin Tae-yong dan jajaran tim pelatih berikan kepada saya. Saya akan menjadikan hal ini sebagai proses pembelajaran dan evaluasi untuk saya kedepannya."
"Semoga saya dapat kembali dipilih untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia dan saya berjanji akan memberikan performa yang terbaik untuk Timnas Indonesia."
"Ayo Timnas Indonesia, tetap semangat dan sukses di tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 nanti. Amin"
Berikut Profil Biodata Nurhidayat.
Nurhidayat adalah bek Timnas Indonesia yang baru saja dipulangkan oleh Shin Tae-yong akibat masalah indisipliner.
Pemain yang bernama lengkap Nurhidayat Haji Haris sebelumnya tercantum dalam skuad Timnas Indonesia untuk mengarungi tiga pertandingan sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Nurhidayat ikut rombongan Timnas Indonesia yang dipimpin Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusalatan latihan (TC) di Jakarta hingga berangkat ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada awal Mei 2021.
Setibanya di UEA, Timnas Indonesia mematangkan strategi permainan dengan menggelar dua pertandingan uji coba.
Baca juga: Apa Itu Indisipliner? Usai Bek Muda Nurhidayat Dicoret Shin Tae-Yong dari Timnas Indonesia, Artinya
Dalam dua pertandingan uji coba tersebut, Nurhidayat diberi kesempatan Shin Tae-yong untuk menunjukan kualitasnya di atas lapangan.
Pemain berusia 22 tahun tersebut nampak diturunkan sebagai pemain pengganti saat Timnas Indonesia menyerah 2-3 atas Afghanistan.
Kemudian Nurhidayat dimainkan sebagai starter oleh Shin Tae-yong kala Timnas Indonesia menelan kekalahan di uji coba kedua atas Oman dengan skor 1-3.
Pemain yang saat ini berseragam PSM Makassar tersebut dipulangkan karena melakukan tindakan indisipliner.
Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi, yang menyatakan Nurhidayat dipulangkan ke Indonesia, pada Minggu (1/6/2021) .
Eks bek Bhayangkara FC ini berbuat tindakan indisipliner hingga membuat Shin Tae-yong tidak bisa mentorerirnya.
"Pelatih Shin Tae-yong melaporkan kepada kami bahwa Nurhidayat telah melakukan indisipliner dan dirinya sudah tidak berkenan karena sikap pemain tersebut.
"Untuk itu, Shin Tae-yong juga langsung memulangkan Nurhidayat ke Indonesia pada hari Minggu (1/6)," kata Yunus Nusi dikutip dari laman PSSI.
"PSSI tentu mendukung apa yang dilakukan pelatih Shin Tae-yong. Karena pemain yang melakukan tindakan indisipliner atau tidak baik tentu tidak ada tempat di timnas Indonesia.
"Jadi setiap pemain harus terus menunjukkan sikap yang baik, disiplin, dan kerja keras," tambah Yunus Nusi.
Begitu mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada Minggu (1/6) sore, Nurhidayat langsung menjalani karantina mandiri selama lima hari di sebuah hotel di Jakarta.
Sebelum terjerat kasus indisipliner, Nurhidayat sempat meraih kesuksesan bersama Timnas Indonesia U-16 dan U-22.
Tepatnya pada 1 Juni 2017, pemain yang akrab dipanggil ini Nurhidayat Haris bermain untuk timnas Indonesia U-19 di turnamen Toulon 2017.
Nurhidayat Haris bermain untuk timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-19 tahun 2017 dan 2018.
Bek berpostur 1.73 meter tersebut juga masuk dalam skuad timnas Indonesia yang juara Piala AFF U-22 2019.
Perjalanan Karier
Nurhidayat Haris lahir di Makassar, Sulawesi Barat, Indonesia, 5 April 1999.
Orang tua Nurhidayat Haris adalah Abdul Haris dan Musdalifah.
Awal karier Nurhidayat dimulai saat berusia 8 tahun dengan masuk sekolah sepak bola (SSB) Hasanuddin pada 2007.
Dua tahun berselang, ia berhasil menjuarai Liga Danone U-11 nasional dan bermain ke ajang Danone setahun kemudian.
Berkat prestasi tersebut, Nurhidayat masuk ke tim Sulawesi Selatan di ajang PON Jawa Barat 2016.
Dalam ajang ini, dirinya mampu membawa tim Sulawesi Selatan meraih medali perak di ajang tersebut.
Cikal bakalnya pun berhasil membuat PSM Makassar tertarik mendatangkannya untuk bermain di tim junior.
Kemampuannya semakin terasah dan akhirnya dapat menembus tim senior Juku Eja pada Liga 1 2017.
Debut profesional terjadi pada 19 Juni 2017, dalam laga PSM Makassar versus Borneo.
Kala itu usia Nurhidayat masih berusia delapan belas tahun dan menjalani debut dibawah era pelatih Robert Rene Alberts.
Demi menit bermain lebih dan mengasah kemampuan sebagai bek tengah, Nurhidayat Haris pindah ke Bhayangkara FC jelang Liga 1 2018.
Nurhidayat Haris dikontrak selama dua tahun oleh Bhayangkara FC.
Selepas kontraknya usai, Nurhidayat pada tahun 2021 kembali ke PSM Makassar sembari menunggu mimpinya bermain di luar negeri.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/nurhidayat-timnas-dicoret.jpg)