Berita Kriminal OKI

Bunuh Sepupu Karena Warisan, Tamrin Warga Sp Padang Lari ke Jakarta, Ditangkap Setelah 1 Bulan Buron

Pelaku berhasil diamankan di sebuah masjid yang ada di kampung Makasar, Jakarta Timur, tanpa melakukan perlawanan.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
ISTIMEWA
Pelaku bernama Tamrin (44 tahun) telah dibawa ke Mapolsek Sp Padang guna penyidikan lebih lanjut, Kamis (3/6/2021) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Berstatus buron selama dua bulan, usai membunuh sepupunya sendiri bernama Depi Lahiri (44 tahun). Tamrin (44 tahun) akhirnya berhasil diringkus Tim Macan Komering Polsek Sirah Pulau Padang.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasubag Humas Polres OKI, Iptu Ganda Manik menyatakan penangkapan pelaku ini atas dasar penyelidikan dan tim berhasil mendapatkan informasi keberadaannya.

"Personel mengetahui jika pelaku tengah berada di Jakarta Timur, karena dikhawatirkan pelaku akan melarikan diri lebih jauh lagi maka anggota Macan Komering (yang standby di Jakarta Timur) langsung berkoordinasi untuk meminta back up Polsek setempat (polsek makasar),"

"Pelaku berhasil diamankan di sebuah masjid yang ada di kampung Makasar, Jakarta Timur, tanpa melakukan perlawanan," jelas Iptu Ganda ketika diminta keterangan, Kamis (3/6/2021) siang.

Dikatakan lebih lanjut, setelah berhasil mengamankannya untuk selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Sp Padang.

"Sekarang pelaku sudah berada di ruang tahanan Polsek Sp Padang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa berdarah terjadi di Desa Sirah Pulau Padang, Kecamatan Sp Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir antara tetangga yang juga masih memiliki hubungan keluarga, Sabtu (3/4/2021) pukul 12.30 siang.

Dari informasi yang didapatkan Tribunsumsel.com perkelahian didasari persoalan pembagian harta warisan.

"Benar tadi siang ada warga saya yang berkelahi tepat di depan rumah mereka, keduanya bernama Tamrin dan Depi yang masih sepupuan," terang Camat SP Padang, Syawal Harahap melalui sambungan telepon.

Diterangkan kembali, perkelahian tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka-luka berat dan meninggal dunia.

"Menurut keterangan warga tadi motif keributan mereka dilatari persoalan pembagian harta warisan. Jadi mereka berkelahi memakai parang,"

"Akibat kejadian itu Depi mengalami luka hampir di sekujur tubuhnya dan langsung dibawa ke RSUD Kayuagung. Namun nyawanya tidak dapat tertolong," katanya.

Baca juga: Seorang Warga Pedamaran Tewas Over Dosis Narkoba Saat Tonton Orgen Tunggal, Ini Komentar BNNK OKI

Baca juga: Cegah Karhutlah, Buru Pembakar Lahan, Polres Ogan Ilir Gunakan Kamera Drone

Sementara itu, Kapolsek Sp Padang, Iptu Zulkifli Hanafi membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar adanya. Saat ini kami sedang memburu pelaku (Tamrin) yang kabur setelah melakukan pembacokan," jawabnya singkat.

Ikuti Kami di Google Klik

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved