Pasar Ikan Modern Ditinggal Pedagang
BREAKING NEWS: Gedung Megah, Pasar Ikan Modern MP Mangkunegara Ditinggal Pedagang, Hanya 3 Bertahan
Saya selalu ingat dengan komitmen awal saya jualan disini karena ingin membesarkan pasar ini dan bersama pedagang untuk saling menguntungkan.
Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Mahmud, pria paruh baya ini nampak begitu senang ketika ada setiap pengunjung yang datang ke pasar ikan modern (PIM) yang ada di Jalan MP Mangkunegara ini.
Pasar ikan yang diresmikan 6 November 2020 oleh Menteri Perikanan saat itu, Edhy Prabowo kini begitu sepi dan seperti terbengkalai. Pedangang ikan yang awalnya ramai kini sepi tersisa hanya 3 orang pedagang saja.
"Dulu sebelum diresmikan pedagang ikan di sini yang bergabung jualan ada sebanyak 48 pedagang sekarang hanya tersisa 3 orang saja," ujar Mahmud.
Ia mengatakan perginya pedagang ikan ini dikarenakan sepinya pembeli yang datang ke pasar ikan ini.
"Disini kan hanya jual ikan dan belum ada jual lain seperti buah , supermarket jadi sepi, pembeli pun jadi kurang tertarik untuk datang," jelasnya.
Mahmud sendiri berpilih masih bertahan di pasar ikan modern ini karena ia berkomitmen sejak awal untuk membesarkan pasar ini.
"Saya selalu ingat dengan komitmen awal saya jualan disini karena ingin membesarkan pasar ini dan bersama pedagang untuk saling menguntungkan. Namun kenyataan pedagang lainnya juga semakin sepi dan memilih pergi," ungkap dia.
Ia pun bercerita, walaupun pasar ini berada antara hidup dan mati namun Mahmud masih tetap bertahap.
"Walaupun sepi tapi masih ada yang datang apalagi juga ada langganan yang datang ke sini untuk beli ikan," jelasnya.
Untuk penghasilan, ia mengatakan tak menentu bahkan jika lagi sepi ia hanya mendapatkan uang Rp 350 ribu itu sudah termasuk semuanya.
"Beruntung karena sudah ada pelanggan jadi setiap hari pelanggan pesan seperti ikan lele, daging kerang yang sehari bisa habiskan 5 kg," ungkap dia.
Ia mengaku kalau dagangan tak laku, maka ia suka melempar dagangannya ke pedagang lain dengan harga lebih murah.
"Ya, begitulah caranya kalau tak habis. Tapi saya juga jualan di pasar KM 5 juga dan paginya saya berjualan disini," bebernya.
Untuk retribusi, sejauh ini ia mengaku tidak ada yang menangih. "Dibilang ada tapi tak ada yang menangih. Dan memang sesuai dengan perjanjian pengelola juga kalau pedagang tak sampai 50 persen juga tidak akan ditagih," jelasnya.
Dengan adanya pasar ikan hias disini, ia mengaku menjadi tambah memenuhi pasar ikan ini.
"Semenjak ada pedagang pasar ikan hias ini jadinya agak lumayan ramai, jadi kita juga ikut berdampak. Kalau kemarin kan hanya kami saja, sekarang ada pedagang ikan hiasnya," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pasar-ikan-modern-mp-mangkunegara-ditinggal-pedagang.jpg)