Breaking News:

Update Harga Karet Hari Ini

Harga Karet Hari Ini Turun, Produksi Diprediksi Meningkat di Bulan Juni

Harga karet diawal Juni di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen mengalami penurunan.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM/NANDO
Karet Sumsel. Foto ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga karet diawal Juni di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen mengalami penurunan.

"Indikasi harga karet hari ini turun Rp 541 per kg dibandingkan indikasi karet hari, Senin (31/5) untuk KKK 100 persen," kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian MSi, Rabu (2/6/2021).

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 31 Mei 2021 Rp 20.847 per kg.

Sedangkan harga karet hari ini, Rabu (2/6/2021) untuk KKK 100 persennya di harga Rp 20.306 per kg, artinya ada penurunan Rp 541 per kg dibandingkan harga hari Senin.

Lalu untuk KKK 70 persen hari ini, diharga 14.214 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 12.184 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 10.153 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 8.122 per kg.

Menurut Rudi, itu sudah disinggung adanya data statistik Association of Natural Rubber Producing Countries (ANRPC) yang memperkirakan produksi karet alam global pada Juni 2021 akan meningkat 15,8 persen dibandingkan Mei 2021.

"Walaupun ada isu kenaikan produksi, namun pengaruh negara eksportir besar seperti Vietnam, Malaysia, Thailand yang tersandung peningkatan Covid-19 ini akan menghambat penurunan harga karet," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, diprediksi harga karet akan naik kembali seiring dengan pemberlakuan lockdown di beberapa negara penghasil karet

Rudi pun memberikan tips agar kadar karet kering di tingkat petani lebih maksimal caranya yaitu pakai bahan pembeku yang dianjurkan dan harus seragam. Bisa pakai Specta, Asap Cair atau Deorub.

Lalu umur bahan olah karet rakyat (Bokar) harus sama, misal kalau umur seminggu dijual seragam umur seminggu. Jangan dicampur dengan Bokar yang ber umur 2 atau 3 hari.

Kemudian, tidak boleh direndam dan dicampur dengan bahan bukan karet, makin cepat ditumpahkan dari bak pembeku makin tinggi KKK nya.

"Karet KKK 100 persen ditingkat petani tidak ada dan tidak bisa, hanya olahan pabrik yang bisa sampai KKK 100 persen. Sedangkan karet bulanan di tingkat petani berkisar di KKK 65-70 persen," katanya.

Rudi menambahkan, saat ini petani di Sumsel makin tertarik untuk bergabung atau membentuk UPPB baru karena dinilai lebih menguntungkan, sehingga total UPPB yang sudah terbentuk ada 279 UPPB yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota.

"Untuk target di tahun 2022 kita naikkan dari 50 UPPB baru menjadi 75 UPPB, walaupun dengan anggaran yang semakin kecil dibandingkan dengan ketersediaan anggaran di Tahun 2021," katanya.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved