Breaking News:

Berita Palembang

Nenek Baida Warga Sei Bendung Palembang Alami Kulit Melepuh, Finda Pastikan Pengobatannya

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengunjungi Nenek Baida Warga Jalan Sei Bendung, Veteran, Ilir Timur III yang mengalami sakit.

SRIPOKU/RAHMALIYAH
Nenek Badiah Warga Jalan Sei Bendung, Veteran, Ilir Timur III, penderita kulit melepuh yang dijenguk Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Selasa (1/6/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Kondisi memprihatinkan harus dialami Nenek Baida (80), Warga Jalan Sei Bendung, Veteran, Ilir Timur III.

Di usia senjanya, ia merasakan perih pada kulit tangan dan kakinya lantaran melepuh sehingga meninggalkan bekas.  

Dengan keterbatasan ekonomi, Nenek Baida hanya bisa mengandalkan Kartu JKN-KIS dari Pemerintah Daerah untuk berobat.

Dirinya mengaku, selama merasakan sakit di kulitnya ia tak pernah sama sekali merasakan pengobatan dari dokter spesialis kulit. 

"Belum pernah berobat ke dokter kulit. Pernah ke dokter sekali itu hanya dokter umum di dekat rumah," Ujarnya dengan suara serak, Selasa (1/6/2021). 

Didampingi sangat cucu, Nenek Baida menceritakan awal mula kulitnya bisa melepuh. Meski hingga saat ini ia belum tahu pasti penyakit apa yang menyerang kulit tangan dan kaki. 

"Nenek ini sering berjemur hampir setiap hari, apa karena kulitnya sudah tipis karena faktor usia atau apa kami tidak paham. Jadi awalnya muncul satu bentol ada cairan lalu pecah lalu menyebar ke seluruh kulit. Ini sudah cukup baik tidak berdarah, biasanya suka berdarah ketika melepuh, " Tambah sang cucu. 

Di sisi lain, Nenek Baida hanya bisa mengecek kesehatannya di faskes terdekat. Syukurnya, kondisi kulit melepuh ini tidak diperparah oleh penyakit penyerta lainnya. "Alhamdulillah tidak ada Diabetes. Gula darahnya bagus" Ujarnya

Nenek Baida hanya berharap, disisa usianya ini ia bisa mendapatkan pengobatan agar kulitnya tak lagi seperti ini kondisinya. Sebab, ketika permasalahan kulitnya kambuh ia merasakan sakit dan perih yang teramat. 

Untuk itu, Pemerintah Kota Palembang kemudian menindaklanjuti dengan membawa sangat Nenek untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit. 

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan semua biaya perawatan Nenek Baida akan ditanggung pemerintah, apalagi beliau sudah memiliki kartu JKN KIS yang masih aktif. 

"Tadi sebelum ke sini saya mengunjungi warga kita yang sakit dan lanjut usia, alhamdulillah semua sudah punya JKN-KIS," Ujarnya. 

Masih mengenakan blouse bermotif songket putih, Fitri sengaja ingin mengisi momentum peringatan hari Lahir Pancasila ini dengan kegiatan berbagi dengan sesama.

"Kami ingin di momen ini kegiatan sosial yang dilakukan menjadi wujud pengamalan Pancasila dalam kehidupan, " Ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved