Breaking News:

Pemkot Lubuklinggau dan BPJS Kesehatan Tandatangai Kerja Sama, Sekaligus Serah Terima Kartu JKN-KIS

Pemerintah Kota Lubuklinggau dan BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau menjalin perjanjian kerjasama Kartu JKN-KIS bagi warga Lubuklinggau.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
BPJS Kesehatan
Pemerintah Kota Lubuklinggau akan menjamin kesehatan warganya dengan pemberian Kartu JKN-KIS yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Lubuklinggau dengan BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau, Selasa (25/5/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Pemerintah Kota Lubuklinggau akan menjamin kesehatan warganya dengan pemberian Kartu JKN-KIS yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Lubuklinggau dengan BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau, Selasa (25/5/2021).

Bertempat di ruang OP Room Dayang Torek Lantai 3 Kantor Walikota Lubuklinggau, penandatanganan perjanjian kerja sama ini disaksikan oleh beberapa instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Camat dan Puskesmas se-Kota Lubuklingau.

Dalam rapat penandatanganan perjanjian kerja sama sekaligus penyerahan kartu JKN-KIS yang telah dicetak, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau Harry Nurdiansyah menjelaskan data yang sudah didaftarkan ke kepesertaan Program JKN-KIS sudah bersifat data tunggal.

Satu orang dapat terdaftar di Program JKN-KIS sesuai dengan data NIK atau nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Kalau di BPJS Kesehatan atau Program JKN-KIS satu orang hanya bisa didaftarkan dengan satu NIK. Dengan begitu data yang terdaftar tidak akan ganda. Kalau memang ada data yang tidak sesuai bisa dilaporkan untuk perubahan data sesuai berkas identitas KTP dan Kartu Keluarga,” terang Harry.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Lubuklinggau Rahman Sani yang memimpin rapat penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut berpesan agar kartu JKN-KIS yang telah dicetak dapat diberikan tepat kepada penerimanya sesuai data yang telah didaftarkan sebelumnya.      

“Jangan sampai ada lagi masyarakat yang berhak tetapi tidak menerima kartu JKN-KIS ini. Semakin cepat di distribusikan agar masyarakat bisa berobat dengan mudah pakai kartu ini. Kemudian bagi masyarakat yang belum menerima kartu JKN-KIS kita bisa mendatanya,” ujar Rahman Sani.

Menanggapi pesan Sekda Kota Lubuklinggau, Kepala Dinas Kesehatan Cikwi meminta kepada seluruh Camat yang hadir agar dapat melakukan pembaruan data secara berkala agar mempercepat proses pembagian kartu.

Hal ini dilakukan demi menghindari data yang seharusnya sudah tidak terdaftar tapi masih dibayarkan seperti data orang yang sudah meninggal dan pindah alamatnya.

Diketahui dari rapat tersebut, kendala yang sebelumnya ditemui yakni adanya alamat penerima kartu JKN-KIS yang belum lengkap sehingga menghambat distribusi kartu tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved