Berita Musirawas

Jembatan Gantung Desa Pasenan di Musi Rawas Putus Akibat Banjir Bandang

Jembatan Gantung di Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas Sumsel putus disapu banjir bandang, Kamis (27/5/2021) lalu.

SRIPOKU/AHMAD FAROZI
Fasilitas umum yang rusak akibat diterjang banjir Sungai Baal di Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas pada Kamis (27/5/2021) lalu adalah jembatan gantung. Jembatan ini akses bagi masyarakat setempat menuju areal perkebunan dan pertanian yang terletak diseberang desa. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - Salah satu fasilitas umum yang rusak akibat diterjang banjir Sungai Baal di Desa Pasenan Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas pada Kamis (27/5/2021) lalu adalah jembatan gantung. 

Kepala Desa Pasenan, Zainubi mengatakan, jembatan gantung tersebut merupakan akses bagi masyarakatnya menuju areal perkebunan dan pertanian.

Karena sebagian areal perkebunan dan pertanian masyarakat terletak diseberang desa. 

"Inilah sarana masyarakat untuk keseberang. Karena sebagian lahan kebun dan ladang masyarakat ada diseberang. Untuk sementara ini, karena jembatan tak bisa dilalui, maka untuk sementara masyarakat yang akan ke kebun terpaksa menyeberang pakai perahu," katanya, kepada Sripoku.com, Sabtu (29/5/2021).

Baca juga: Musirawas Diterjang Banjir, Warga Muratara Ikut Sedih: Ibu Kandung Kita

Dikatakan, karena keberadaan jembatan gantung tersebut cukup fital, maka pihaknya berharap agar jembatan gantung tersebut dapat diperbaiki atau dibangun secepatnya.

"Harapan kita, ya dibangun secepatnya," katanya.

Semenatra itu, pasca terjadi banjir yang mengakibatkan jembatan gantung di Desa Pasenan putus, Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud bersama Wakil Bupati Hj Suwarti meninjau jembatan gantung yang putus tersebut, Sabtu (29/5/2021).

Disela peninjauan, Hj Ratna Machmud mengatakan, jembatan gantung tersebut putus karena diterjang banjir bandang.

Maka tindakan pemerintah adalah melakukan perbaikan atau pembangunan terhadap jembatan tersebut secepatnya.

Karena jembatan gantung itu merupakan akses masyarakat untuk menuju kebun atau ladang yang letaknya diseberang desa.

"Jembatan putus kan karena bencana alam banjir bandang. Terjangan air yang kuat sehingga jembatan putus. Saya rasa tindakan kita yang paling penting, yaitu apa yang dilakukan pemerintah setelah jembatan ini putus," kata Hj Ratna Machmud.

Dikatakan, langkah yang dilakukan antara lain melaporkan ke balai pusat.

Baca juga: Bupati Musi Rawas (Mura) Hj Ratna Machmud dan Wakil Bupati Salurkan Bantuan Banjir ke Desa Pasenan

Karena jembatan gantung tersebut dibangun melalui APBN.

Namun pihak pemerintah daerah juga akan membuat rencana DED untuk pembanguban jembatan gantung tersebut secepatnya.

Karena jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat setempat.

"Apakah nantinya dari pusat ada bantuan secepatnya. Kalau tidak maka dari APBD kita juga akan segera bantu. Intinya sesegera mungkin dengan perencanaan yang baik.

Karena kita tidak tahu, ternyata ada banjir bandang, maka kita harus buat minimal jembatan ini harus kuat dari terjangan banjir bandang," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved