Berita Pendidikan

Ini Syarat Usia dan Cara Mendaftar Siswa Baru (PPDB) SD di Banyuasin

Karena berdasarkan peraturan menteri pendidikan, anak di bawah 6 tahun harus melampirkan surat keterangan dari psikolog

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Kepala Bidang SD Diknas Banyuasin Ahmad Ihwani menjelaskan syarat usia masuk SD 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD dan SMP di Kabupaten Banyuasin, Sumsel, akan segera dibuka.

Kepala Bidang SD Diknas Banyuasin Ahmad Ihwani menjelaskan, untuk penerimaan siswa didik baru SMP sudah bisa dilakukan melalui online.

Namun untuk siswa SD penerimaan langsung dilakukan di sekolah yang dituju.

"Usia minimal untuk kelas 1 SD itu, 6 tahun. Paling muda umurnya bisa 5.5 tahun. Bisa diterima, kalau kuota di kelas itu masih ada. Tetapi, untuk prioritas diutamakan umur 6 tahun," ujarnya, Minggu (30/5/2021).

Lanjutnya, bila kuota kelas 1 masih bisa memungkinkan untuk anak berusia 5.5 tahun masih bisa diterima.

Akan tetapi, pastinya ada tes yang dilakukan untuk anak usia tersebut.

Selain tes, ada wawancara khusus terhadap anak tersebut.

Karena berdasarkan peraturan menteri pendidikan, anak di bawah 6 tahun harus melampirkan surat keterangan dari psikolog.

Baca juga: Senangnya Petani di OKI, Harga Getah Karet Terus Naik Pascalebaran, Sekarang Rp 12 Ribu per Kg

"Kalau di dusun atau wilayah yang jauh dari kota, tidak mungkin melampirkan surat keterangan psikolog. Makanya, kami siasati dengan wawancara khusus dari guru yang akan mengejar anak itu. Apakah dia bisa mengajarnya atau belum sanggup," jelasnya.

Wawancara khusus kepada calon siswa kelas 1 SD, lanjutnya juga tidak hanya di wilayah dusun atau jauh dari kota.

Akan tetapi berlaku di seluruh wilayah Banyuasin.

Bila tempat tinggalnya berada di dekat kota, bisa melampirkan keterangan psikolog atau wawancara langsung dengan guru yang bersangkutan.

Itu untuk anak usianya di bawah 6 tahun dan melihat kuota kelas.

"Kalau yang sudah pernah TK atau PAUD, pasti ketika anak itu di SD sudah tahu dengan huruf atau berhitung. Tetapi, kalau yang belum sama sekali TK atau PAUD, anak itu sama sekali belum bisa apa-apa. Ini yang jadi prioritas kami," ungkapnya.

Ketika singgung mengenai mulai penerimaan, menurutnya untuk SMP sudah bisa mendaftarkan diri melalui online di sekolah yang dituju.

Sedangkan, untuk SD akan dibuka pada saat pembukaan penerimaan siswa baru.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved