Breaking News:

Berita Kriminal Ogan Ilir

Istri Cekcok dengan Tetangga, Suami di Rambang Kuang OI Bacok Seorang Wanita

Korban dibacok oleh tersangka tak jauh dari kediaman keduanya di Desa Kuang Dalam, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Saidul tersangka pembacok tetangga saat diamankan di Mapolsek Muara Kuang, Sabtu (28/5/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Setelah sempat melarikan diri selama beberapa hari, Saidul akhirnya diamankan polisi.

Pria 33 tahun ini dilaporkan telah membacok tetangganya sendiri hingga mengalami sejumlah luka.

Menurut keterangan polisi, peristiwa pembacokan yang dialami korban bernama Soneta (42 tahun) itu terjadi pada Senin (24/5/2021) lalu sekira pukul 18.30.

Korban dibacok oleh tersangka tak jauh dari kediaman keduanya di Desa Kuang Dalam, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir.

"Korban dibacok hingga mengalami luka di tangan, pinggang, pelipis dan telinga," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy didampingi Kapolsek Kista Kuang, Ipda Hendri Rozin, Jumat (28/5/2021).

Setelah membacok korbannya, tersangka melarikan diri.

Sementara korban dibawa ke Puskemas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

"Tersangka sempat kabur setelah membacok korban," terang Yusantiyo.

Polisi yang memburu tersangka mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan kembali ke rumahnya pada Kamis (27/5/2021).

Tak buang waktu, petugas langsung meringkuk tersangka di kediamannya di Kuang Dalam.

Yusantiyo mengungkapkan, tersangka tak mengelak saat ditangkap.

"Tersangka mengakui telah membacok tetangganya sendiri dan tidak melakukan perlawanan saat ditangkap. Barang bukti parang untuk membacok korban juga diamankan," jelas Yusantiyo.

Berdasarkan interogasi petugas, tersangka membacok tetangganya karena korban terlibat pertikaian dengan istri tersangka.

"Pengakuan tersangka, dia tersulut emosi begitu mengetahui istrinya bertengkar dengan korban," terang Yusantiyo.

Akibat perbuatannya, tersangka pun harus mendekam di sel tahanan Polsek Muara Kuang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kasus penganiyaan pembacokan ini ditangani Polsek Muara Kuang guna proses selanjutnya," kata Yusantiyo.

Sementara tersangka hanya bisa menyesali perbuatannya setelah hampir menghilangkan nyawa orang lain.

Tersangka pun juga meminta maaf kepada korban dan keluarganya.

"Saya khilaf, emosi betul. Saya minta maaf pada korban. Saya menyesal," ucap tersangka.

Baca juga: Peda KTNA XIV Sumsel 2021 Digelar di Muara Enim, Terapkan Prokes Ketat

Baca juga: Masyarakat Harus Waspada Karhutla, Jumlah Hotspot di Sumsel Meningkat

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved