Contoh Teks Ceramah Singkat (Kultum) Tentang Pandemi Covid-19, Belajar Bersabar
Pandemi Covid-19 yang sampai sekarang belum berakhir menjadi topik yang ramai dibahas saat ini. Berikut contoh teks ceramah tentang Covid-19
TRIBUNSUMSEL.COM-Ceramah biasanya berisi nasihat-nasihat atau petunjuk-petunjuk yang bertujuan untuk meyakinkan pendengar atau pembaca.
Isi ceramah atau informasi dalam teks ceramah biasanya disesuaikan dengan jenis kegiatan ketika ceramah tersebut disampaikan.
Pandemi Covid-19 yang sampai sekarang belum berakhir menjadi topik yang ramai dibahas saat ini. Berikut contoh teks ceramah tentang Covid-19 :
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Hadirin yang saya hormati, alhamdulillah, puji syukur patut kita panjatkan kehadirat Allat SWT karena sampai detik ini masih dikaruniai hidup dan kesehatan.
Bapak, ibu, dan saudara sekalian, sudah setahun lebih pandemi Covid-19 melanda dunia.
Sekarang hampir mendekati pertengahan tahun 2021, tetapi pandemi belum juga reda.
Di tengah situasi ini, mari kita sama-sama kembali belajar untuk sabar.
Sabar itu penting. Terutama di masa-masa sekarang.
Orang sudah banyak yang jenuh, akhirnya memilih liburan ke luar kota.
Bosan makan di rumah, akhirnya ke rumah makan. Lelah pakai masker, akhirnya masker ditaruh di dagu.
Bapak, ibu, dan saudara sekalian, firman Allah SWT, dalam Q.S. Al Baqarah ayat 153 mengatakan,
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah shalat dan sabar sebagai pelindungmu, sesungguhnya Allah SWT senantiasa bersama orang-orang yang sabar.”
Melalui ayat itu, Allah meningatkan kita untuk sabar.
Sabar dan menahan diri. Pelindung orang beriman adalah kesabaran.
Baca juga: Kumpulan Ceramah (Kultum) Tentang Malam Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1442 H/2021, Singkat dan Jelas
Liburan atau jalan-jalan bisa kita lakukan setelah pegebluk hilang.
Kalau semua orang keluar rumah, main-man, tidak pakai masker dengan benar, virusnya malah tambah senang.
Toh tempat wisata dan rumah makan akan tetap ada, meski didatangi bulan-bulan atau tahun depan.
Kita harus sabar menunggu. Semoga vaksinnya segera ditemukan.
Kunci dari semua ini adalah kesabaran.
Demikian sedikit yang dapat saya sampaikan pada ceramah sore ini.
Mohon maaf bila ada salah kata atau ucapan yang kurang berkenan.
Wasalammu'alaikum, warahmatullahi wabarakaatuh.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/contoh-ceramah-singkat-pandemi-covid.jpg)