Aksi Brutal Pemuda Tempeleng Calon Istri Terekam Kamera CCTV, Korban Pasrah Tanpa Perlawanan
"Dalam rekaman itu, terlihat jelas aksi kebrutalan tersangka menempeleng korban. Korban tak sedikitpun bisa melakukan pembelaan," papar Arman.
Setelah kejadian pertama, Bagus berniat datang ke tempat kerja LU untuk minta maaf.
Namun, saat itu, LU sedang bekerja karena masih banyak pembeli.
"Korban saat itu, sedang melayani pesanan tamu. Jadi, tidak bisa menemui tersangka," katanya.
Menurut Kapolres, tersangka ini langsung naik pitam saat korban tidak mau menemui untuk diajak duduk bersama.
Tersangka lantas menempeleng korban sebanyak tiga kali dengan keras.
Tak disangkanya, perbuatan yang dilakukan oleh Bagus terekam CCTV rumah makan tempat LU bekerja.
Kapolres Arman mengatakan rekaman tersebut jelas terlihat aksi kebrutalan Bagus.
Bahkan, LU terlihat tidak sedikit pun melakukan pembelaan.
"Perbuatan itu terekam CCTV rumah makan tempat korban bekerja."
"Dalam rekaman itu, terlihat jelas aksi kebrutalan tersangka menempeleng korban. Korban tak sedikitpun bisa melakukan pembelaan," papar Arman.
Disampaikan Kapolres, perbuatan tersangka ini berakhir setelah teman korban melerai pertengkaran antara korban dan tersangka.
Kapolres Arman mengatakan, saat ditangkap, bagus mengakui perbuatannya.
"Saat di Polres, tersangka mengakui perbuatannya itu," kata Kapolres.
Dia menjelaskan, motif penganiayaan ini karena tersangka merasa kecewa dengan korban yang selama empat hari tidak memberikan kabar.
Bahkan, saat ditemui pada Senin (24/5/2021) malam, korban juga tidak menemuinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kekerasan-pada-calon-istri.jpg)