Polri Sebut Pimpinan MIT, Ali Kalora Ingin Menyerahkan Diri, Tapi Keselamatan Keluarganya Terancam

Polri Sebut Pimpinan MIT, Ali Kalora Ingin Menyerahkan Diri, Tapi Keselamatan Keluarganya Terancam

Tayang:
Editor: Slamet Teguh
Kompas.TV/ Kolase Wikipedia
Ali Kalora Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) diburu pasukan khusus TNI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) masih terus berulah di Poso.

Akibtanya sejumlah warga menjadi korban kekejaman kelompok ini.

Namun, belakangan ini terdengar kabar jika pimpinan MIT, Ali Kalora disebut akan menyerahkan diri.

Kepolisian RI membenarkan pimpinan MIT, Ali Kalora sempat berupaya untuk menyerahkan diri kepada aparat usai menjadi buronan.

Kabarnya, Ali Kalora mendapatkan tekanan dari kelompoknya agar tak menyerahkan diri. Jika menolak, kelompoknya bakal mengancam keselamatan keluarganya.

"Segala kemungkinan terjadi seperti itu di sana. Ada usaha untuk menyerahkan diri, dan sebagainya. Tentunya telah didalami oleh anggota TNI dan Polri yang menggelar Ops Madago Raya disapa," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Sebut Israel Lakukan Kejahatan, Ini Pengakuan Mantan Pilot AU Israel, Menyesal Serang Palestina

Baca juga: Teror Gajah Liar di Muratara, Ketua DPRD Imbau Hati-hati Jangan Sampai Ada Korban Jiwa Lagi

Ia menyampaikan pihaknya masih berupaya untuk membasmi kelompok Ali Kalora Cs. Sebaliknya, Satgas Madago Raya tengah berupaya menyelesaikan kasus tersebut.

"Yang jelas dari operasi itu diharapkan bisa selesaikan kasus MIT, kelompok Ali Kalora harus diselesaikan di daerah Poso dan sekitarnya," pungkasnya.

Ali Kalora diketahui memang dikenal sebagai pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso. Sebelumnya, kelompok itu dipimpin oleh Santoso alias Abu Wardah yang meninggal dunia ditembak mati oleh Satgas Madago Raya.

Satgas Madago Raya memang sempat terlibat baku tembak dengan Kelompok Ali Kalora Cs. Akibatnya, 2 anak buah Ali Kalora Cs tewas dalam insiden baku tembak tersebut.

Ketika itu, kelompok Ali Kalora Cs tengah akan mengambil makanan atau logistik dari seorang kurir di wilayah pegunungan Andole, Poso, Pesisir Utara sekitar pukul 18.20 WIB pada Senin 1 Maret 2021.

Terakhir, Qatar alias Farel alias Anas dan kawan-kawan yang juga merupakan anak buah Ali Kalora Cs menyerang 4 orang warga hingga tewas. Mereka adalah PP (45), LL (47), SS (70), dan MS (52)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polri: Ada Keinginan Ali Kalora Menyerahkan Diri.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved