Breaking News:

Berita Empat Lawang

Jalan Penghubung Sumsel-Bengkulu di Empat Lawang Rusak, Mobil Antre Melintas

Jalan penghubung provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu yang terletak di Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang rusak.

Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/SAHRI
Kondisi jalan Kepahiang-Pagar Alam di Desa Lingge, kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang mengalami kerusakan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Jalan penghubung provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu yang terletak di desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang mengalami kerusakan, bergelombang dan berlumpur.

Berdasarkan pantauan langsung tribunsumsel di desa Lingge, jalan yang berlokasi tidak jauh dari pos Pol PP desa ini memaksa setiap pelintas terutama roda empat untuk bergantian melewati bagian jalan yang rusak.

Baca juga: Petani Kopi di Empat Lawang Lesu, Harga Jual dan Hasil Panen Menurun

Saparudin salah satu pengguna sepeda motor yang sedang melintas di lokasi rusaknya jalan menyampaikan setau dirinya jalan lintas Kepahiang-Pagar Alam ini pernah diperbaiki akan tetapi rusak kembali.

"Sudah sering diperbaiki oleh pemerintah, tapi rusak lagi rusak lagi mungkin karena memang lokasinya berdekatan dengan sungai musi dan rawan longsor", tutur Saparudin, Senin (24/05/2021).

Sementara itu kepala desa Lingge, Jon Mailani menjelaskan sejatinya jalan yang melintasi desanya ini seingatnya sudah 20 puluh tahun lebih mengalami kerusakan setiap kali diperbaiki dan ditimbun maka akan rusak kembali. 

Baca juga: Bupati Joncik Nyumbang Pertama, Pemuda Empat Lawang Galang Dana Untuk Palestina

"Sudah pernah diperbaiki dan ditimbun baik itu oleh pemerintah, pihak swasta dan warga akan tetapi cepat rusak lagi karena memang lokasinya rawan longsor dan berdekatan dengan aliran sungai musi" Kata Jon.

Selain itu jon Juga menambahkan beberapa bulan yang lalu tim gabungan dari dinas terkait yakni dari kabupaten dan provinsi telah mengambil sampel tanah untuk kemudian diteliti.

"Sampel tanah sudah diaambil dimana pada proses pengambilan sampel tersebut dikatakan kalau memang jalan tersebut tidak dimungkinkan lagi diperbaiki atau ditimbum maka akan dibangun jembatan" Pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved