Breaking News:

Larangan Mudik Sumsel

Hari Ketiga Lebaran, Masih Banyak Kendaraan Coba Terobos Posko Penyekatan di OKI

Memasuki hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah ratusan kendaraan yang terindikasi mudik diputarbalik arah oleh aparat gabungan Satgas Covid-19

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Prawira Maulana
WINANDO
Memasuki hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah ratusan kendaraan yang terindikasi mudik diputarbalik arah oleh aparat gabungan satgas Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sabtu (15/5/2021). 

Ratusan Kendaraan Dipaksa Putar Balik H+3 Idul Fitri 1442 Hijriah.

• Pengendara Terpaksa Mengurungkan Niatnya Untuk Bertemu Keluarga di Palembang.

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Memasuki hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah ratusan kendaraan yang terindikasi mudik diputarbalik arah oleh aparat gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sabtu (15/5/2021). 

Kasat Lantas Polres Ogan Komering Ilir, AKP Beni Nofiza mengatakan, penyekatan mudik itu berlaku untuk mengantisipasi terjadinya puncak arus mudik selama lebaran.

"Sejak pukul 18.00 kemarin hingga pukul 06.00 WIB tadi pagi, ada 1.721 kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang diperiksa. Dimana 300 pemudik diputarbalikkan dan ini masih terus berlangsung," ucapnya. 

Memasuki hari ke sembilan Operasi Ketupat Musi 2021 ini kendaraan yang melintas masih didominasi oleh angkutan logistik ataupun angkutan barang. 

Sementara untuk kendaraan yang terpaksa diputarbalikkan di pos terpadu exit tol Kayuagung - Palembang, pos terpadu Mesuji, dan pos terpadu Tanjung Lubuk karena tidak memenuhi persyaratan melakukan perjalanan mudik sesuai yang telah diatur.

"Total selama giat penyekatan ini sebanyak kurang lebih 5.000 kendaraan yang sudah kita putar balikkan," bebernya, mereka diminta berputar arah untuk kembali ke daerah asalnya masing-masing.

Beni menegaskan, untuk situasi keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas terpantau sejauh ini berjalan dengan aman dan lancar.

Ketika dijumpai, Marwan Surya salah seorang pengendara asal Kecamatan Teluk Gelam yang hendak menuju Palembang tidak dapat melintasi exit tol Kayuagung - Palembang dan terpaksa putar balik.

Dirinya berujar, harus mengurungkan niatnya berkunjung ke rumah keluarga karena tidak mampu menunjukkan dokumen perjalanan dan hasil rapid test.

"Meskipun tadi sudah memberikan alasan tujuan berpergian. Namun petugas penjagaan tetap meminta mobil kami untuk putar arah," jelasnya cukup kecewa.

Dengan begitu, Marwan bersama anggota keluarganya memilih lain waktu untuk kembali bertolak ke Kota Palembang.

"Insya Allah kita akan tetap kesana tetapi lain waktu," ujarnya sembari meninggalkan lokasi.

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved