Breaking News:

Paling Lambat 21 Juni, Nasabah BRI Syariah dan BNI Syariah Palembang Ganti ATM dan Tabungan BSI

Sistem IT eks kedua bank otomatis mati dan juga membuat tabungan juga ATM nasabah eks kedua bank tidak bisa lagi digunakan

Penulis: Hartati | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Hartati
Customer Service BSI Palembang sedang berlatih mengganti ATM dan buku tabungan sehingga saat migrasi resmi dilakukan lancar dan tidak ada kendala. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Bank Syariah Indonesia (BSI) akan melakukan migrasi sistem perbankan 21 Juni 2021 untuk seluruh wilayah kerja BSI Palembang.

Nasabah eks bank BRI Syariah dan BNI harus mengganti buku tabungan dan kartu ATM karena per 21 Juni atau saat migrasi sistem dilakukan maka sistem IT eks kedua bank otomatis mati dan juga membuat tabungan juga ATM nasabah eks kedua bank tidak bisa lagi digunakan.

Area Manager BSI Palembang, Luthfi Bukhari, Minggu (9/5/2021) mengatakan, implementasi migrasi sistem IT ini lebih cepat dilakukan dari jadwal semula yang direncanakan November.

"Sudah ada titik jelasnya 21 Juni migrasi sistem dilakukan karena sebelumnya rencana ini terus berubah mulai dari November, Agustus dan insya Allah Juni sudah diterapkan di Palembang," ujar Lutfi, .

Itulah sebabnya nasabah diminta segera mengganti buku tabungan dan kartu ATM lama ke kartu ATM BSI dan buku tabungan BSI.

Baca juga: Merger BSI, Nasabah eks BNI Syariah dan BRI Syariah Harus Ganti Buku Tabungan, Ini Alasannya

Lutfi mengatakan nasabah nanti akan diberitahu melalui SMS blast resmi official BSI mengenai penggantian ATM dan buku tabungan ini agar informasinya resmi dan tidak ada pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi ini.

"Nasabah tidak perlu khawatir mengenai migrasi ini karena uang yang ada di dalam rekening tidak akan hilang namun tidak bisa digunakan saja karena sistem IT yang lama sudah dinonaktifkan," tambah Lutfi.

Nasabah diminta datang ke kantor cabang BSI terdekat yang sudah melakukan rol out untuk melakukan penggantian buku tabungan dan ATM.

Syaratnya mudah cukup membawa KTP, buku tabungan lama dan ATM lama. Penggantian buku tabungan dan ATM diestimasikan memakan waktu hingga 5 menit saja.

Kantor cabang yang bisa menjadi tempat penggantian ATM dan buku tabungan yakni BSI Demang Lebar Daun (eks BSM), BSI A Rivai eks BRI Syariah dan BSI Sudirman eks BNI Syariah dan beberapa kantor cabang BSI lainnya yang sebelumnya merupakan Bank Syariah Mandiri.

Mengantisipasi membludaknya nasabah yang akan mengganti ATM dan buku tabungan, BSI akan berkoordinasi dengan kepolisian mengatur antrean dan menyediakan tenda agar bisa menampung lebih banyak nasabah. Jumlah customer service (CS) yang akan disiapkan juga bakal ditambah karena penggantian ini berhubungan dengan CS.

"Sementara ini kita arahkan nasabah eks BRI dan BNI Syariah saja dulu karena nasabah eks BSM tetap bisa bertransaksi menggunakan ATM, Mobile banking dan buku tabungan lama karena sistem IT yang digunakan BSI adalah sistem BSM sehingga tidak ada masalah. Hanya saja ATM baru BSI ada logo BSI di bagian depannya tapi ATM lama BSM tetap bisa digunakan tanpa harus diganti," jelas Lutfi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved