Arti Kata
Apa Itu Suicidal? Berikut 4 Sub Tipe Bunuh Diri Menurut Emile Durkheim di Buku Berjudul "SUICIDE"
Salah satu yang paling populer adalah kata Suicidal. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan Suicidal? Simak penjelasannya berikut:
Mencerminkan rasa berkepanjangan tidak memiliki, tidak terintegrasi dalam sebuah komunitas, pengalaman, tidak harus menambatkan, ketidakhadiran yang dapat menimbulkan kesia-siaan, apatis, melankolis, dan depresi.
Ini adalah hasil dari melemahnya obligasi yang biasanya mengintegrasikan individu ke dalam kolektivitas : dengan kata lain kerusakan atau penurunan integrasi sosial.
Durkheim mengacu pada jenis bunuh diri sebagai hasil dari "individualistik berlebihan", yang berarti bahwa individu menjadi semakin terpisah dari anggota lain dari komunitasnya.
Orang-orang yang tidak cukup terikat untuk kelompok sosial (dan karena itu nilai - didefinisikan dengan baik, tradisi, norma, dan tujuan) yang tersisa dengan sedikit dukungan sosial atau bimbingan, dan karena itu cenderung untuk bunuh diri secara meningkat.
Contoh Durkheim temukan adalah bahwa orang-orang yang belum menikah, terutama laki-laki yang kurang untuk mengikat dan menghubungkan mereka dengan norma-norma sosial yang stabil dan tujuan, bunuh diri pada tingkat ini yang lebih tinggi daripada orang yang menikah .
Hubungan dengan metode pengukuran Etika:
- Metode Empiris Deskriptif: Pada tipe bunuh diri Egoistik berhubungan dengan fakta moral yang ada di masyarakat dan sejarah atau budaya.
- Metode Fenomenologi: Pada tipe bunuh diri Egoistik berhubungan dengan kesadaran seseorang melakukan bunuh diri.
2. Bunuh diri Altruistik
Bunuh diri karena merasa dirinya menjadi beban masyarakat atau karena merasa kepentingan masyarakat lebih tinggi dibandingakan dengan kepentingan dirinya, bunuh diri ini dipandang sebagai kewajiban yang dibebankan masyarakat.
Contoh:
Di Jepang misalnya, konsep kehormatan dapat mendorong seseorang untuk melakukan ritual bunuh diri jika mereka percaya bahwa mereka telah membawa aib kepada kelompok sosial utama mereka - prajurit yang berperilaku dengan cara pengecut dalam pertempuran, jenderal yang menderita kekalahan dan sebagainya dapat didorong ke arah bunuh diri untuk menebus aib sosial yang mereka percaya diri untuk membawa pada rekan-rekan mereka .
Hubungan dengan metode pengukuran Etika:
- Metode Empiris Deskriptif: Pada tipe bunuh diri Altruistik berhubungan dengan fakta moral yang ada di masyarakat dan sejarah atau budaya.
- Metode Fenomenologi: Pada tipe bunuh diri Altruistik berhubungan dengan kesadaran seseorang melakukan bunuh diri.
- Metode Normatif: Pada tipe bunuh diri Altruistik berhubungan dengan norma yang dapat di terima di golongan tertentu atau suatu tempat tertentu.
Baca juga: Ini Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum Shiyamana wa Shiyamakum, Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri
Baca juga: Arti Eid Mubarak saat Lebaran Idul Fitri, Berikut Cara Menjawab dan Waktu Penggunaannya yang Tepat
3. Bunuh diri Anomi (Bunuh diri yang dilakukan seseorang akibat situasi anomi (tanpa aturan) sehingga kehilangan arah dalam kehidupan sosialnya)
Anomi adalah keadaan moral dimana orang yang bersangkutan kehilangan cita-cita, tujuan, dan norma dalam hidupnya.
Mencerminkan individu kebingungan moral dan kurangnya arah sosial, yang berkaitan dengan pergolakan sosial dan ekonomi yang dramatis.
Ini adalah produk dari deregulasi moral dan kurangnya definisi aspirasi yang sah melalui etika sosial menahan, yang bisa. memaksakan makna dan ketertiban pada hati nurani masing-masing.