Breaking News:

Hentikan Kebiasaan Mengendapkan BBM Lama-lama di Dalam Tangki, Ini Dampaknya yang Akan Terjadi

BBM yang mengendap lama di dalam tangki mobil ternyata berbahaya. Sering menjadi anggapan kalau bahan bakar lama mengendap di dalam tangki BBM

Editor: Siemen Martin
Ghulam/Otomania
Simbol pada panel indikator yang menunjukkan posisi lubang tangki. 

TRIBUNSUMSEL.COM - BBM yang mengendap lama di dalam tangki mobil ternyata berbahaya.

Sering menjadi anggapan kalau bahan bakar lama mengendap di dalam tangki BBM bisa jadi basi.

Padahal bahan bakar sejatinya tidak bisa basi meski tersimpan lama di dalam tangki BBM. 

Ini juga ditegaskan oleh Reza Sukaraharja, Head of Affiliation Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Bahan bakar punya sifat unsur molekul kimia yang konsisten, strukturnya tidak berubah," tekannya.

"Tapi dengan catatan bahan bakar berada di area vakum atau kedap udara," terusnya.

Masalahnya, tangki BBM mobil punya desain yang tidak kedap udara.

Udara masih bisa masuk ke dalam tangki BBM seperti saat isi bahan bakar.

"Disini akan terjadi proses oksidasi akibat kontaminasi udara dengan bahan bakar," jelas Reza.

"Akan terjadi perusakan partikel molekul bahan bakar yang menyebabkan penurunan kualitas," sambungnya.

Menguras tangki bahan bakar Toyota Innova. (Innova Community (IC))

Penurunan kualitas inilah yang sering mispersepsi dianggap dengan istilah basi yang sebenarnya tidak basi.

"Bahan bakar tetap bisa dipakai, tapi unsur aditifnya berkurang, nilai oktan menurun, pembakaran jadi tidak sempurna," terang Reza.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved