Breaking News:

Mudik Lokal di Sumsel Resmi Dilarang

Penumpang Bandara Silampari Melonjak 100 Persen Jelang Pemberlakuan Larangan Mudik

Sekarang tingkat keterisian penumpang dari Jakarta 140 orang kemudian terbang 157 orang . Artinya tingkat keterisian penumpang hampir 100 persen.

TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Bandara Udara Silampari Lubuklinggau. Jelang larangan mudik, penumpang dari Bandara Silampari Lubuklinggau naik 100 persen. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Okupansi penumpang di Bandara Silampari Lubuklinggau meningkat tajam menjelang diberlakukannya aturan larangan mudik Lebaran 6 -17 Mei mendatang.

Saat ini jumlah keterisian penumpang maskapai Batik Air yang beroperasi di Bandara Silampari mengalami lonjakan penumpang mencapai 100 persen.

Kepala Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Silampari, Mega Herdiansyah mengatakan, meningkatnya okupansi penumpang tersebut sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir.

"Sekarang tingkat keterisian penumpang dari Jakarta 140 orang kemudian terbang 157 orang . Artinya tingkat keterisian penumpang hampir 100 persen atau penuh," kata Mega pada Tribunsumsel.com, Senin (3/5/2021).

Ia membanding grafik penumpang saat ini jauh berbeda dengan saat awal-awal bulan Ramdan lalu, dimana tingkat okupansi penumpang baik kedatangan mau pun keberangkatan rata-rata diangka 100 penumpang.

"Kemungkinan peningkatan ini disebabkan untuk menghindari adanya pemberlakuan larangan mudik mulai 6 Mei mendatang," ungkapnya.

Ia memastikan, walaupun ada larangan mudik mulai tanggal 6 -17 Mei mendatang sesuai Surat Edaran (SE) Kementrian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan Bandara Silampari tetap buka memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Karena yang dibatasi itu hanya pergerakan penumpang dalam rangka mudik lebaran, sementara keperluan non mudik seperti kargo masih tetap berjalan," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Final, Pemerintah Tegaskan Mudik Lokal 2021 di Sumsel Resmi Dilarang

Baca juga: H-3 Larangan Mudik, Warga Sumsel Banyak Mudik ke Jawa, Loket Bus AKAP Tetap Layani Penumpang

Bahkan, sejauh ini maskapai yang beroperasi di Bandara Silampari baik Batik Air maupun Wing Air belum ada yang mengajukan untuk tidak terbang di waktu dan tanggal pemberlakuan larangan mudik.

"Tapi pada intinya kami masih menunggu dari pihak air line untuk memberikan kepastian. Sementara untuk Bandara Silampari akan selalu buka setiap saat," tambahnya. 

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved