Berita Palembang

Berikut Update Penularan Covid-19 di Sumsel, Jumlah Meninggal Dunia Capai 1011 Orang

Berikut kondisi Covid-19 di 17 Kabupaten/kota di Sumsel pada 2 Mei 2021 yaitu ada penambahan kasus positif sebanyak 130 orang.

tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Virus Corona 2021.Berikut kondisi Covid-19 di 17 Kabupaten/kota di Sumsel 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar memaparkan kondisi Covid-19 di Sumsel, dengan perbandingan 34 provinsi lainnya.

"Covid-19 ini dimakanai dalam satu perbandingan dari daerah lain melalui empat indikator," kata Nasrun Umar saat konferensi pers di Auditorium Bina Praja, Senin (3/5/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, indikator pertama trend penyebaran.

Untuk diketahui bahwa Sumsel trend penyebarannya up date terakhir menempati urutan ke 14.

Dalam range yang masih tidak terlalu jelek. 

Namun jika dilihat dari positivity rate berada pada 30,08 persen dan ini menurut standarisasi who meskinya dibawah 5 persen, barulah daerah itu relatif aman. 

Lalu indikator kedua tentang tingkat kesembuhan tercatat 87.46 persen, sementara nasional 91,3 persen. 

"Ini akan kita coba lakukan untuk memenuhi segala aspek, untuk meningatkan tingkat kesembuhan. Untuk ini kita berada pada rangking tidak menggembirakan di 21," ungkapnya.

Kemudian, indikator ketiga tingkat kematian. Jika dengan jumlah kematian dengan yang terpapar itu 4,88 persen. 

Sementara nasional 2,7 persen. Ini memang cukup tinggi dan peringkat ketiga tingkat kematian.

Ini seiring dan berkaitan dengan kesembuhan, jika makin banyak yang sembuh tingkat kematian akan menurun.

Kemudian indikator keempat tingkat Keterisian bad di rumah sakit. 11 rumah sakit siap dan 9 rumah sakit dalam broses. 

"Tingkat bor (keterisian tempat tidur) kita 55 persen, sehingga kalau dikaitkan dengan batas yang emergency kalau mendekati angka 70 persen," jelasnya.

Menurut Nasrun, ini perlu dilakukan persiapan. Apalagi ada event keagamaan.

Meskipun sudah dilakukan larang mudik, harapanya tidak terjadi lonjakan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved