Breaking News:

Berita Palembang

8,3 Ton Ikan Giling Berfomalin Merk Isti Diamankan Polrestabes Palembang di Pasar Induk Jakabaring

8,3 Ton Ikan Giling Bermerk Isti Diamankan Polrestabes Palembang Karena Mengandung Formalin

Tribunsumsel.com/ Melisa Wulandari
8,3 Ton Ikan Giling Berfomalin Merk Isti Diamankan Polrestabes Palembang di Pasar Induk Jakabaring 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Satreskrim Polrestabes Palembang unit Pidana Khusus (Pidsus) bekerjasama dengan Balai POM Palembang dan Balai Karantina Ikan Kelas I SMB II Palembang serta Dinas Perikanan Palembang berhasil mengungkap penemuan ikan kakap giling mengandung formalin, Jumat (30/4) malam di Pasar Induk Jakabaring.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi dan Kanit Pidsus, AKP Iwan Gunawan mengatakan jika tim berhasil menemukan satu merk ikan giling di pasar Induk Jakabaring, kelurahan 15 Ulu Palembang.

“Yaitu merk Isti yang melebihi bahan pengawet dalam bentuk formalin, yang berhasil kami sita adalah 8,3 ton ikan giling merk Isti yang ada di pasar Induk Jakabaring,” kata Irvan, Jumat (30/4/2021) malam.

Irvan menjelaskan apabila kadar penggunaan formalin melebihi 0,01 ini sudah termasuk ke dalam kadar makanan yang sudah melebihi batas toleransi sehingga ini makanan tersebut dianggap tidak layak untuk dikonsumsi.

“Mereka ini sudah beroperasi selama 1 tahun lebih. Kalau tidak ditangkap ikan giling ini pasti dikonsumsi masyarakat. Kami sedang mengkaji apakah nanti akan dimusnahkan dan dikubur karena tidak mungkin untuk dikonsumsi oleh masyarakat Palembang,” jelasnya.

Baca juga: Kisah Dua Ibu yang Baru Tahu Anaknya Tertukar Setelah 38 Tahun, Kini Tuntut Ganti Rugi Rp 1,9 M

Baca juga: Daftar Kekerasan yang Dilakukan KKB Selama 10 Tahun Terakhir Sehingga Dicap Teroris, ada 118 Kasus

Irvan mengatakan setiap menjelang Idul Fitri semua bahan pokok demandnya tinggi.

“Sehingga pihak pemasok menambah suplai untuk bisa mengimbangi demandnya masyarakat Palembang,” katanya.

Pihaknya dan tim gabungan mengamankan sementara ini ada dua orang pelaku.

“Yang diamankan sementara ini kami duga dua orang pelaku, mereka ini berdua distributor . Kami sedang kembangkan darimana asal merk Isti ini berasal, darimana dan kota mana mudah mudahan cepat terungkap,” katanya.

Selama ini, Irvan mengatakan Balai POM sudah melakukan pengawasan namun menjelang lebaran pihaknya turun sebagai satu tim sehingga berhasil menemukan pelanggaran ini. (Elm)

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Slamet Teguh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved