Ramadhan 1442 H

Bacaan Doa Qunut di Rakaat Akhir Witir Sholat Tarawih, 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan 1442 H

Banyak amalan-amalan yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan, seperti pada saat memasuki pertengahan Ramadhan 1442 Hijriyah.

Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: M. Syah Beni

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Ramadhan merupakan bulan yang paling ditunggu oleh setiap muslim, karena banyak terdapat keistimewaan didalamnya.

Banyak amalan-amalan yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan, seperti pada saat memasuki pertengahan Ramadhan 1442 Hijriyah.

Ada yang berbeda pada pelaksanaan ibadah Sholat Tarawih bila sudah memasuki pertengahan bulan ramadhan.

Baca juga: Pengertian Nuzulul Quran Serta Amalan-Amalan yang Bisa Dikerjakan

Baca juga: 5 Amalan yang Bisa Dilakukan Dalam Mencari Malam Lailatul Qadar

Baca juga: Doa Sebelum dan Setelah Baca Al Quran Amalan di Malam Nuzulul Quran, Lengkap Adab Membaca Al Quran

Pada saat witir terakhir, usai rukuk dan saat i'tidal disunnahkan untuk membaca doa qunut pada rakaat kedua shalat witir.

Melansir Tribun Jabar dan berbagai sumber lainnya, doa qunut dibacakan setiap rakaat terakhir shalat witir, di bulan Ramadhan 10 hari terakhir.

Qunut (الْقُنُوْتُ) berasal dari qonata (قَنَتَ) yang artinya tunduk patuh.

Qunut juga berarti berdiri lama, diam, taat, doa dan khusyu’.

Qunut yang artinya tunduk patuh bisa didapati pada firman Allah Surat Ar Rum ayat 26:

وَلَهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ كُلٌّ لَهُ قَانِتُونَ

“Dan kepunyaan-Nya lah siapa saja yang ada di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk” (QS. Ar Rum: 26)

Doa qunut witir ini bersumber dari hadits shahih yang diriwayatkan oleh Abu Daud, An Nasa’i, Tirmidzi dan Ahmad.

Berikut ini doa qunut witir lengkap tulisan Arab, latin dan terjemah dalam bahasa Indonesia:

اللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ. وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ. وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ. وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ

وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ. إِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ. وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ. وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Latin : Allahummah dinii fiiman hadait. Wa ‘aafinii fiiman ‘aafait. Wa tawallanii fiiman tawallait. Wa baariklii fiimaa a’thoit.

Wa qinii syarro maa qodloit. Innaka taqdli wa laa yuqdlo ‘alaik. Wa innahu laa yadzillu maw waalait. Wa laa ya’izzu man ‘aadait. Tabaarokta wa ta’aalait.'

Artinya:

"Ya Allah berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku perlindungan sebagaimana orang yang Engkau lindungi. Sayangilah aku sebagaimana orang yang telah Engkau sayangi. Berikanlah berkah terhadap apa-apa yang telah Engkau berikan kepadaku.

Jauhkanlah aku dari kejelekan apa yang Engkau telah takdirkan. Sesungguhnya Engkau yang menjatuhkan hukum dan tidak ada orang yang memberikan hukuman kepada-Mu. Sesungguhnya orang yang Engkau bela tidak akan terhina. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Mahasuci Engkau, wahai Rabb kami Yang Mahatinggi."

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved