'Sibuk Sosialisasi Jelang Pilpres 2024' PDIP Salahkan Anies Karena Pesta Juara Suporter Persija

'Sibuk Sosialisasi Jelang Pilpres 2024' PDIP Salahkan Anies Karena Pesta Juara Suporter Persija

Editor: Slamet Teguh
(KOMPAS.com/Suci Rahayu)
Pesta perayaan para pemain Persija Jakarta setelah menjuarai Piala Menpora 2021 dengan kemenangan 4-1 secara agregat atas Persib Bandung. Persija menang 2-1 atas Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo, pada laga leg kedua final, Minggu (24/4/2021) malam WIB. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Persija Jakarta baru saja menjadi juara di ajang Piala Menpora.

Akibatnya, suporter Persija Jakartapun melakukan euforia pesta kemenangan.

Sejumlah komentar negatifpun mengiri kejadian ini.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak menilai Gubernur Anies Baswedan lengah hingga tak mengambil langkah antisipasi terjadinya euforia yang dilakukan suporter Persija Jakarta.

Anies Baswedan dianggap terlalu sibuk mondar-mandir layaknya sosialisasi sebelum pemilihan presiden tahun 2024, hingga melupakan pencegahan potensi kerumunan euforia Jakmania di kawasan DKI.

"Seharusnya Pemprov sejak awal sudah mengimbau agar kerumunan ini tidak terjadi. Bukan malah sibuk kesana kemari seperti sosialisasi pra nyapres," kata Gilbert saat dikonfirmasi, Senin (26/4/2021).

Gilbert pun menyarankan agar pihak terkait segera melakukan pelacakan dan pemeriksaan kesehatan terhadap mereka yang diketahui ikut berkerumun pada Minggu (25/4/2021) malam hingga Senin (26/4/2021) dini hari.

Tujuannya supaya pencegahan bisa dilakukan sejak dini tanpa perlu menunggu laporan kasus dari masyarakat.

Sehingga potensi klaster baru dapat dicegah sejak awal.

"Agar mereka mendata kelompok tersebut untuk pencegahan Covid menular dan lebih antisipatif bila ada potensi kerumunan," kata pria yang juga seorang epidemiolog ini.

Baca juga: Penerima Penghargaan dan Juara Piala Menpora 2021, Pemain Terbaik Milik Marc Klok dari Persija

Baca juga: Gibran Rakabuming Pastikan Klub Milik Kaesang, Persis Solo Boleh Bermarkas di Stadion Manahan

Terpisah, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari mengatakan pihaknya saementara masih tahap monitoring.

Pelacakan kasus kata dia, belum dilakukan tanpa didahului laporan.

Terlebih lagi, masyarakat yang berkerumun tak diketahui identitasnya.

Sehingga tidak mungkin dilakukan tracing.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved