Kapal Selam Hilang Kontak

Mengenal Komandan KRI Nanggala Letkol Laut Heri Oktavian, Dipercaya Jadi RT di Tempat Tinggal

Heri baru setahun menetap di rumah dinas bersama istri dan kedua anaknya, namun sudah mendapat kepercayaan dari warga untuk menjadi Ketua RT 02

Editor: Wawan Perdana
KOMPAS.com CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO
Kapal selam berjuluk monster laut, Kapal Selam KRI Nanggala-402 dilaporkan hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) pukul 04.25 WITA 

TRIBUNSUMSEL.COM, SURABAYA-Muda, cekatan, dan ramah, demikian sosok Komandan KRI Nanggala Letkol Laut (P) Heri Oktavian, di mata tetangganya.

Heri baru setahun menetap di rumah dinas bersama istri dan kedua anaknya, namun sudah mendapat kepercayaan dari warga untuk menjadi Ketua RT 02.

Ia tinggal di Kompleks Kenjeran, Sukolilo Baru, Surabaya.

Ketua RW 04 Sukilolo Baru, Bulak, Surabaya, Anggoro Wicaksono mengatakan, Heri dikenal warga sebagai sosok baik.

"Orangnya baik, walaupun kami intensitas bertemunya jarang. Baru setahun jabat Ketua RT, karena corona ini ya belum bisa bertemu intens," pungkas Anggoro.

Hal senada disampaikan tetangga Heri, Budiman. Purnawirawan TNI itu menyebut, Heri masih muda, cekatan, dan rajin.

Hal itu membuat warga setempat meminta Heri menjabat sebagai Ketua RT 02.

Baca juga: Mohon Didoakan Semoga Lancar Bertugas, Pinta Serda Guntur Sebelum Berlayar dengan KRI Nanggala

"Anaknya masih kecil-kecil, belum sekolah, dua perempuan semua. Masih muda dan menjabat sebagai RT," tuturnya.

Setiap pagi, ungkap Budiman, Heri juga rajin berolahraga, seperti lari berkeliling permukiman sekitar rumah.

Terkadang, Heri juga bersepeda.

"Orangnya cekatan, karena masih muda. Orangnya rajin. Suka olahraga pagi. Lari di sekitar sini, kadang juga sepeda ontel, kadang jalan," jelasnya.

Budiman mendengar kabar kapal selam itu hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) malam.

Usai menunaikan shalat tarawih, kabar itu mengagetkan istri Heri dan tetangganya.

"Saya tahu beritanya, kemarin. Saya lihat kok ramai, ternyata kapalnya Pak Heri lost contact. Langsung kami umumkan di masjid, lalu doa bersama dengan warga," jelasnya.

Kapal selam berjuluk monster laut, Kapal Selam KRI Nanggala-402 dilaporkan hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) pukul 04.25 WITA. KRI Nanggala 402 hilang kotak saat menggelar latihan kapal selam TNI AL di Laut Bali dengan membawa 53 personel.

Dengan rincian 49 anak buah kapal (ABK), seorang komandan satuan, dan tiga personel arsenal.

Mertua Mohon Doa

Rumah Komandan KRI Nanggala-402, Letkol Laut (P) Heri Oktavian, di Kompleks Kenjeran, Sukolilo Baru, Surabaya, terlihat sepi.

Dari jauh, tak terlihat aktivitas di rumah dengan pagar terlais besi bercat hitam itu. Saat masuk menyusuri taman yang berbatasan langsung dengan pagar itu, terlihat dua laki-laki berusia senja duduk di atas kursi kayu.

Mereka bercengkerama. Dikutip dari Surya.co.id, salah satu di antara laki-laki itu bernama Jamain, mertua Letkol Laut Heri Oktavian.

Baca juga: KSAL Tegaskan KRI Nanggala-402 Layak Operasi Meski Berusia 40 Tahun Lebih

Sembari menangkupkan tangan, Jamain mengaku enggan berkomentar panjang lebar terkait hilangnya kapal selam buatan Jerman tersebut. Ia ingin menanti kepastian dari pihak berwenang terkait kondisi menantunya tersebut.

Ia pun berharap agar menantunya dan seluruh awak kapal selam selamat kembali ke daratan.

"Mohon maaf kami belum bisa informasikan apa-apa. Minta doanya saja. Kami harap yang terbaik," ujarnya dikutip dari Surya.co.id, Kamis (22/4/2021).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mertua Komandan KRI Nanggala-402: Minta Doanya, Kami Berharap yang Terbaik...

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved